WhatsApp Icon
banner

Berita Terkini

Pererat Silaturahmi, BAZNAS Kep. Babel Kunjungi Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Jajaki Kerja Sama Pengelolaan ZIS
Pererat Silaturahmi, BAZNAS Kep. Babel Kunjungi Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Jajaki Kerja Sama Pengelolaan ZIS
PANGKALPINANG (30/09) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tuatunu Pangkalpinang. Kunjungan ini digelar dalam rangka mempererat hubungan antarlembaga sekaligus menjajaki rencana kerja sama strategis guna mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kedatangan Ketua BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung, Zulhadi, disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, beserta jajaran pejabat struktural Lapas. Dalam kesempatan tersebut, Zulhadi beserta rombongan diajak melihat langsung berbagai produk kreatif dan karya kerajinan hasil program pembinaan serta pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Pangkalpinang. Ketua BAZNAS Kep. Babel, Zulhadi, mengapresiasi inovasi dan keterampilan yang ditunjukkan para warga binaan. Menurutnya, potensi pemberdayaan ini memiliki ruang kolaborasi yang luas dengan program-program pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS. Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, menyambut positif inisiatif kerja sama ini. Pihaknya berharap kemitraan dengan BAZNAS dapat memperkuat program pembinaan kepribadian maupun kemandirian bagi warga binaan. Melalui kunjungan ini, kedua belah pihak berharap sinergi kelembagaan antara BAZNAS Kep. Bangka Belitung dan Lapas Kelas IIA Pangkalpinang dapat segera terwujud serta memberikan dampak positif yang nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.
30/09/2026 | Humas
BAZNAS Babel dan BPJS Kesehatan Pangkalpinang Perkuat Kolaborasi, Optimalkan Infak dan Sedekah untuk Bantu Peserta Tidak Mampu
BAZNAS Babel dan BPJS Kesehatan Pangkalpinang Perkuat Kolaborasi, Optimalkan Infak dan Sedekah untuk Bantu Peserta Tidak Mampu
Pangkalpinang, 9 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama BPJS Kesehatan Pangkalpinang memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan pengelolaan infak dan sedekah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Penandatanganan MoU dilaksanakan di Kantor BPJS Kesehatan Pangkalpinang, Rabu (9/9/2026), sebagai bentuk komitmen kedua lembaga untuk meningkatkan edukasi dan partisipasi pegawai serta peserta BPJS Kesehatan dalam menunaikan infak dan sedekah. Kepala BPJS Kesehatan Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada pegawai dan peserta BPJS Kesehatan mengenai pentingnya infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial. Menurutnya, dana infak dan sedekah yang berhasil dihimpun nantinya dapat dimanfaatkan untuk membantu peserta BPJS Kesehatan yang mengalami keterbatasan ekonomi, khususnya mereka yang tidak mampu membayar iuran dan memenuhi kriteria sebagai fakir miskin. "Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada pegawai dan peserta mengenai infak dan sedekah, sehingga dapat turut berkontribusi membantu peserta yang tidak mampu membayar iuran dan termasuk dalam kategori fakir miskin," ujar Aswalmi Gusmita. Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, menyambut baik terlaksananya penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut. Ia menilai kolaborasi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dalam memperluas jangkauan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Zulhadi menegaskan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS secara sendiri. Diperlukan sinergi dan keterlibatan berbagai pihak agar potensi ZIS dapat dihimpun dan dikelola secara lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas. "Optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak bisa dilakukan BAZNAS sendiri. Harus ada banyak pihak yang ikut berkolaborasi, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas," ujar Zulhadi. Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program edukasi dan penghimpunan infak serta sedekah yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS Babel dan BPJS Kesehatan Pangkalpinang diharapkan dapat membangun ekosistem kepedulian sosial yang semakin kuat, sekaligus menghadirkan solusi bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan akses terhadap layanan kesehatan. Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi filantropi Islam di Bangka Belitung, sehingga semangat berbagi dapat terus tumbuh dan manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
09/09/2026 | Humas
Zakat Disalurkan untuk Membantu Perlengkapan Sekolah bagi 300 Siswa SMA/SMK di Pangkalpinang
Zakat Disalurkan untuk Membantu Perlengkapan Sekolah bagi 300 Siswa SMA/SMK di Pangkalpinang
PANGKALPINANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu jenjang SMA, SMK, dan SLB. Kegiatan yang dipusatkan di Halaman SMK Negeri 2 Pangkalpinang, Kamis (20/8/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban keluarga siswa yang membutuhkan. Bantuan yang disalurkan BAZNAS Babel berupa biaya pendidikan, seragam, dan perlengkapan sekolah dengan total nilai mencapai Rp150 juta. Bantuan tersebut diberikan kepada 300 siswa/siswi jenjang SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini turut dihadiri Walikota Pangkalpinang, Forkopimda, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kepala SMA/SMK/SLB se-Kota Pangkalpinang, para guru, serta siswa penerima manfaat. Kepala BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, menyampaikan bahwa bantuan pendidikan tersebut merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu siswa yang membutuhkan agar tetap dapat mengikuti pendidikan dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada para ASN dan seluruh donatur yang telah mempercayakan dana zakatnya kepada BAZNAS,” ujar Zulhadi. Menurutnya, dana yang disalurkan berasal dari zakat yang dihimpun BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk zakat para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta para donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dan penyaluran zakatnya kepada BAZNAS. “Kepercayaan para muzaki dan donatur merupakan amanah yang harus kami kelola dan salurkan secara tepat kepada mereka yang berhak. Salah satunya melalui program pendidikan seperti ini,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di daerah. Pemerintah Provinsi turut memberikan dukungan melalui hampir 300 paket bantuan bagi siswa yang membutuhkan. Selain itu, Gubernur menyampaikan bahwa terdapat empat siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Pulau Jawa. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga telah menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai bagian dari upaya membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi putra-putri daerah berprestasi. “Anak-anak yang pintar dan memiliki kemampuan harus memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke UGM,” ujar Hidayat. Gubernur juga mengajak para siswa penerima bantuan untuk tidak mudah menyerah dan terus bersemangat dalam menempuh pendidikan. “Kita mencari kader-kader terbaik untuk bangsa dan negara. Jangan mudah berputus asa. Hadapi setiap tantangan dengan semangat dan jadikan pendidikan sebagai jalan untuk meraih masa depan,” pesannya. Hidayat menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan Bangka Belitung. Ia juga menyampaikan pentingnya memberikan perhatian terhadap para guru yang memiliki peran strategis dalam mendidik dan mencetak generasi penerus. “Kita sadar bahwa pendidikan adalah nomor satu untuk masa depan anak-anak kita. Dunia pendidikan membutuhkan perhatian bersama. Guru juga harus mendapatkan perhatian karena semangat dan pengabdiannya sangat luar biasa,” katanya. BAZNAS Babel memandang sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, guru, muzaki, donatur, dan masyarakat sebagai bagian penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan di Bangka Belitung. Melalui penyaluran dana zakat di bidang pendidikan, BAZNAS Babel berharap para siswa penerima manfaat dapat lebih fokus dalam belajar, meningkatkan prestasi, serta memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Program tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berperan dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan dan investasi sumber daya manusia. BAZNAS Babel akan terus mendorong optimalisasi pengelolaan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat yang berhak menerima, termasuk melalui program pendidikan yang berkelanjutan. Dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan semakin banyak anak-anak di Bangka Belitung yang mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak dan meraih masa depan yang lebih baik.
20/08/2026 | Humas

Berita Pendistribusian

RSB Timah dan BAZNAS Babel Salurkan 50 Kotak Masker di Dusun Serdang
RSB Timah dan BAZNAS Babel Salurkan 50 Kotak Masker di Dusun Serdang
SIMPANG RIMBA (12/10)– Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Timah Pangkalpinang berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan berupa 50 kotak masker. Bantuan tersebut disalurkan sebagai langkah awal untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan akibat paparan debu sisa kebakaran. Kondisi lingkungan pascabencana yang dipenuhi debu berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan warga, terutama mereka yang berada di sekitar lokasi kejadian maupun di tempat pengungsian. Kepala Rumah Sehat BAZNAS Timah Pangkalpinang, dr. Neneng, menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa masyarakat Dusun Serdang, Desa Jelutung 2. Ia berharap warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi situasi sulit tersebut. “Kami turut berduka atas musibah kebakaran yang menimpa warga Dusun Serdang, Desa Jelutung 2. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan untuk melewati masa sulit ini,” ujar dr. Neneng. Kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 10 Oktober 2026, tersebut menghanguskan lebih dari 300 rumah warga dan menyebabkan lebih dari 2.000 jiwa harus mengungsi. Bencana ini tidak hanya mengakibatkan kerugian materi, tetapi juga menimbulkan kebutuhan mendesak terhadap bantuan kemanusiaan, termasuk perlindungan kesehatan bagi para penyintas. Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama RSB Timah Pangkalpinang bergerak menyalurkan masker sebagai bagian dari upaya skrining awal dan pencegahan risiko kesehatan pascakebakaran. Langkah ini menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan warga di tengah situasi darurat. Penggunaan masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan debu yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan, sembari warga menjalani proses pemulihan pascabencana. Ke depan, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Rumah Sehat BAZNAS Timah Pangkalpinang juga akan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan pascabencana, khususnya dalam mendukung kebutuhan dasar dan menjaga kesehatan warga yang terdampak kebakaran. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS bersama Rumah Sehat BAZNAS Timah Pangkalpinang menegaskan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya melalui bantuan kemanusiaan, tetapi juga melalui perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan para penyintas bencana.
12/10/2026 | humas
BAZNAS Babel Salurkan 200 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Pelajar SMA di Bangka
BAZNAS Babel Salurkan 200 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Pelajar SMA di Bangka
SUNGAILIAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyaluran bantuan seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa SMA/SMK di Kabupaten Bangka tahun 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Babel bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 200 paket seragam dan perlengkapan sekolah dengan total nilai bantuan mencapai Rp98 juta disalurkan kepada siswa dari 31 SMA/SMK se-Kabupaten Bangka. Penyerahan bantuan dilaksanakan di SMAN 1 Sungailiat, Senin (12/10/2026), dan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, kepada lima perwakilan siswa penerima manfaat. Ketua BAZNAS Babel, Zulhadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan penyaluran bantuan pendidikan keempat yang dilaksanakan BAZNAS Babel di tingkat kabupaten. Hal ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam menghadirkan manfaat dana zakat dan donasi bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan pendidikan generasi muda. Melalui program ini, BAZNAS Babel berupaya membantu meringankan kebutuhan perlengkapan sekolah siswa sehingga mereka dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih baik. Dukungan terhadap pendidikan menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk meraih cita-cita. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyaluran bantuan yang transparan dan tepat sasaran. Ia menyampaikan bahwa dana yang dikelola BAZNAS harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat yang berhak menerima, termasuk pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat kurang mampu, tanpa dicampuri kepentingan politik. Penegasan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak agar pengelolaan dan penyaluran dana sosial dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Babel memandang kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan program sosial dan memastikan bantuan dapat menjangkau penerima manfaat secara lebih efektif. Sinergi ini juga memperlihatkan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Salah satu siswi penerima bantuan, Deviana Raihana, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan BAZNAS Babel. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata bagi siswa dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah. Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bangka Fery Insani beserta jajaran perangkat daerah Kabupaten Bangka, perwakilan BAZNAS Babel, para siswa SMA/SMK, serta keluarga penerima manfaat. Melalui penyaluran bantuan pendidikan ini, BAZNAS Babel berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat pengelolaan dana sosial secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Ke depan, sinergi bersama pemerintah daerah dan para donatur diharapkan terus diperkuat agar program pendidikan dan kesejahteraan masyarakat dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
12/10/2026 | Humas
Respons Bencana Kekeringan, BAZNAS Babel dan Dinsos PMD Salurkan Air Bersih
Respons Bencana Kekeringan, BAZNAS Babel dan Dinsos PMD Salurkan Air Bersih
PANGKALPINANG — Merespons kondisi kekeringan yang berdampak pada akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar air bersih, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan program Distribusi Air Bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kota Pangkalpinang. Program ini merupakan bentuk kepedulian dan respons terhadap kondisi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS Babel bersama Dinsos PMD berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di tengah kondisi kekeringan. Pada tahap pertama, distribusi air bersih telah dilakukan di sejumlah titik, yakni Kelurahan Raskin Tuatunu, Rejosari, Selindung Lama, dan Kulan Kampak, Kota Pangkalpinang, dengan total bantuan air bersih yang disalurkan sebanyak 15 ton. Sementara itu, pada tahap kedua, penyaluran air bersih direncanakan menyasar masyarakat di Kelurahan Padang Lama, Padang Baru, Pintu Air, dan Gedung Nasional. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Suhardi Ishak, mengatakan bahwa program distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari respons BAZNAS terhadap kondisi kebencanaan yang terjadi di tengah masyarakat. “Program Penyaluran Air Bersih ini dilakukan menggunakan anggaran Respon Bencana dengan sumber dana infak yang tersedia di BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Suhardi Ishak. Menurutnya, keberadaan dana infak dan sedekah yang dihimpun BAZNAS memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan kondisi darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana. Suhardi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat serta para pegawai Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Tanpa peran para muzaki dan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS, program-program seperti ini tentu tidak mungkin dapat direalisasikan,” ungkapnya. Bantuan air bersih tersebut mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat. Salah seorang warga Selindung, Een, mengaku terbantu dengan adanya distribusi air bersih tersebut karena dapat mengurangi pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. “Alhamdulillah, ada air bersih ini, kami bisa lebih hemat. Biasanya kami bisa mengeluarkan biaya sampai Rp30 ribu per hari hanya untuk beli air,” ungkap Een. Bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak kekeringan, ketersediaan air bersih bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi untuk keperluan minum, memasak, mandi, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Melalui program ini, BAZNAS Babel mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat berbagi dan peduli terhadap sesama. Infak dan sedekah yang ditunaikan melalui lembaga resmi dapat dikelola dan disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam situasi bencana dan kondisi darurat. Mari tunaikan infak dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Setiap rupiah yang dititipkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, mulai dari bantuan kebencanaan, kebutuhan dasar, kesehatan, pendidikan, hingga program pemberdayaan masyarakat.
11/09/2026 | Humas

Artikel Terbaru

Cara Bayar Zakat di BAZNAS dengan Mudah dan Aman
Cara Bayar Zakat di BAZNAS dengan Mudah dan Aman
Membayar zakat bukan sekadar menunaikan kewajiban, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam membantu mewujudkan kesejahteraan sosial. Agar pengelolaan zakat tepat sasaran, menyalurkannya melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah opsi terbaik. BAZNAS memastikan bahwa zakat yang Anda tunaikan dikelola secara profesional dan disalurkan ke berbagai program yang memberi dampak jangka panjang bagi para mustahik (penerima zakat). Mengapa Membayar Zakat melalui Lembaga Resmi? Menyalurkan zakat melalui lembaga amil zakat resmi seperti BAZNAS memberikan berbagai kepastian dan kemudahan, antara lain: Transparan dan Akuntabel: Setiap dana yang masuk diaudit secara berkala dan dilaporkan secara terbuka. Tepat Sasaran: Distribusi zakat didasarkan pada data terverifikasi sehingga benar-benar diterima oleh mustahik yang membutuhkan. Pengelolaan Profesional: BAZNAS memiliki sistem pemberdayaan yang dirancang untuk mengubah mustahik menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan. Pengurangan Penghasilan Kena Pajak: Bukti setor zakat dari BAZNAS dapat digunakan sebagai pengurang penghasilan bruto saat melaporkan SPT Pajak Tahunan. Program Prioritas yang Didukung Zakat Dana zakat yang Anda salurkan melalui BAZNAS tidak hanya digunakan untuk bantuan karitatif (jangka pendek), tetapi juga dialokasikan ke berbagai program prioritas berkelanjutan, seperti: BAZNAS Microfinance: Pemberian modal usaha tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro untuk kemandirian ekonomi. Beasiswa Cendekia BAZNAS: Dukungan pendidikan bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu. Rumah Sehat BAZNAS: Layanan kesehatan gratis berstandar tinggi bagi masyarakat miskin. Program Tanggap Bencana: Bantuan darurat dan pemulihan pascabencana di berbagai wilayah Indonesia. Langkah Bayar Zakat di BAZNAS Kini, cara bayar zakat di BAZNAS sangat praktis dan bisa dilakukan secara daring (online) dalam beberapa menit saja: Akses Situs Resmi: Buka peramban (browser) Anda dan kunjungi website https://kepbabel.baznas.go.id/bayarzakat Pilih Jenis Zakat: Tentukan jenis zakat yang ingin ditunaikan (misalnya: Zakat Maal, Zakat Penghasilan, atau Zakat Fitrah). Masukkan Nominal: Masukkan jumlah nominal zakat yang hendak dibayarkan. Isi Data Diri: Lengkapi nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon aktif untuk pengiriman bukti setor zakat resmi. Pilih Metode Pembayaran: BAZNAS menyediakan berbagai pilihan pembayaran, mulai dari virtual account bank, dompet digital (e-wallet), hingga kartu kredit/debit. Konfirmasi dan Niat Zakat: BACA niat zakat yang tertera pada layar, lalu selesaikan transaksi pembayaran Anda. Mari sempurnakan ibadah Anda dengan berzakat melalui BAZNAS
10/08/2026 | Humas
Mengenal Zakat Penghasilan: Siapa yang Wajib Membayar dan Bagaimana Cara Menghitungnya?
Mengenal Zakat Penghasilan: Siapa yang Wajib Membayar dan Bagaimana Cara Menghitungnya?
Mengenal Zakat Penghasilan Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran penting dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat. Seiring perkembangan profesi dan jenis pekerjaan, muncul penghasilan yang diperoleh secara rutin, seperti gaji, honorarium, upah, insentif, maupun pendapatan dari jasa profesional. Atas penghasilan tersebut, Islam mengajarkan kewajiban menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat yang ditentukan. Zakat penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari pendapatan yang diperoleh secara halal melalui pekerjaan atau profesi. Kehadiran zakat penghasilan menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat rezeki yang Allah SWT berikan sekaligus sarana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan zakat yang amanah. Dasar Hukum Zakat Penghasilan Allah SWT berfirman: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka..."(QS. At-Taubah: 103). Allah SWT juga berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik...."(QS. Al-Baqarah: 267). Ayat-ayat tersebut menjadi landasan bahwa setiap harta yang diperoleh secara halal memiliki hak bagi mereka yang membutuhkan melalui zakat apabila telah memenuhi ketentuan syariat. Siapa yang Wajib Membayar Zakat Penghasilan? Zakat penghasilan diwajibkan bagi seorang muslim yang memenuhi ketentuan berikut: Beragama Islam. Memperoleh penghasilan dari pekerjaan atau usaha yang halal. Penghasilannya telah mencapai nisab, yaitu senilai 85 gram emas sesuai harga emas yang berlaku. Memiliki kepemilikan penuh atas penghasilan yang diperoleh. Apabila penghasilan belum mencapai nisab, maka seseorang belum diwajibkan menunaikan zakat penghasilan. Meski demikian, umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Cara Menghitung Zakat Penghasilan Besaran zakat penghasilan adalah 2,5% dari penghasilan yang telah mencapai nisab. Rumus: Zakat Penghasilan = 2,5% × Penghasilan yang telah mencapai nisab Contoh: Apabila total penghasilan dalam satu tahun sebesar Rp120.000.000 dan telah mencapai nisab sesuai nilai 85 gram emas, maka zakat yang wajib ditunaikan adalah: 2,5% × Rp120.000.000 = Rp3.000.000 Perhitungan zakat dapat dilakukan setiap bulan maupun setiap tahun sesuai kemudahan muzaki. Mengapa Menunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kota Surabaya? Menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Surabaya memberikan banyak manfaat karena dana zakat dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai syariat. Zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) melalui berbagai program, seperti: Program pendidikan. Program kesehatan. Program pemberdayaan ekonomi. Program kemanusiaan. Program dakwah dan sosial keagamaan. Melalui pengelolaan yang amanah, zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Keutamaan Menunaikan Zakat Penghasilan Menunaikan zakat penghasilan memberikan manfaat yang besar, baik bagi muzaki maupun mustahik. Zakat menjadi sarana penyucian harta, meningkatkan rasa syukur, mempererat kepedulian sosial, serta membantu mengurangi kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat. Setiap zakat yang ditunaikan merupakan investasi amal yang membawa keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Mari Tunaikan Zakat Penghasilan Melalui BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung Zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, setiap dana yang dititipkan akan dikelola secara profesional, transparan, dan disalurkan kepada penerima manfaat sesuai ketentuan syariat. Mari tunaikan zakat penghasilan melalui BAZNAS. Bersama kita hadirkan keberkahan, memperkuat kepedulian, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
17/07/2026 | Humas

BAZNAS TV