WhatsApp Icon

Berita Terkini

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung Tebar Kepedulian untuk 40 Anak Yatim di Desa Kace
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung Tebar Kepedulian untuk 40 Anak Yatim di Desa Kace
Mendobarat, 24/06 - Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan santunan kepada 40 anak yatim yang berlangsung di Surau Jabal Rahmah, Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keberkahan di awal tahun hijriah. Kegiatan santunan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Anak-anak yatim yang hadir menerima bantuan sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ketua BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung, Zulhadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa santunan yang diterima oleh anak-anak tersebut berasal dari dana zakat yang ditunaikan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa setiap zakat yang disalurkan bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga merupakan bentuk kasih sayang, kepedulian, dan amanah yang dititipkan oleh para muzaki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan yang diterima hari ini merupakan amanah dari para ASN Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS. Kami berharap santunan ini dapat memberikan manfaat dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak semua,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Zulhadi juga mengajak seluruh anak yatim untuk senantiasa mendoakan para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS. Selain itu, ia turut mengajak untuk mendoakan para guru serta alim ulama agar terus diberikan kesehatan dan kekuatan dalam membimbing masyarakat. “Doakan para muzaki yang telah berbagi melalui zakat, doakan juga para guru dan alim ulama agar senantiasa diberikan keberkahan. Semoga Kepulauan Bangka Belitung selalu berada dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT,” tambahnya. Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 H ini, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Zakat tidak hanya menjadi sarana membersihkan harta, tetapi juga menjadi jembatan yang menghadirkan harapan, kebahagiaan, dan keberkahan bagi sesama. Kegiatan santunan ini menjadi salah satu wujud nyata bahwa kolaborasi antara para muzaki dan lembaga pengelola zakat dapat memberikan dampak positif serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian di Bangka Belitung.
25/06/2026 | Humas
BAZNAS Hadir Tebar Kepedulian, Dukung Khitanan Massal TP PKK Babel dengan Bingkisan Pendidikan untuk Anak-anak
BAZNAS Hadir Tebar Kepedulian, Dukung Khitanan Massal TP PKK Babel dengan Bingkisan Pendidikan untuk Anak-anak
Pangkalpinang – Komitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam rangkaian kegiatan bakti sosial yang digelar Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung turut ambil bagian dengan memberikan dukungan pada pelaksanaan program khitanan massal melalui penyaluran uang santunan dan jasa medis bagi para peserta. Kegiatan khitanan massal tersebut merupakan agenda rutin tahunan TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dilaksanakan secara bergilir di setiap kabupaten/kota di Bangka Belitung. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung menyalurkan uang santunan dan jasa medis sebagai bentuk dukungan sekaligus penyemangat bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan khitanan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan bahwa kegiatan sosial tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menghadirkan dampak berkelanjutan bagi masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi TP PKK Babel yang terus bergerak menjawab kebutuhan masyarakat. “Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP PKK yang telah menginisiasi kegiatan mulia ini. Kegiatan khitanan massal, donor darah, cek kesehatan gratis, serta bazar UP2K PKK ini bukan hanya wujud kepedulian sosial, tetapi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat kita,” ujarnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial tahun ini dirancang untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih luas. Menurutnya, rangkaian kegiatan meliputi khitanan massal bagi 500 anak dari keluarga kurang mampu, aksi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum, serta pelaksanaan Bazar Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) se-Bangka Belitung yang diharapkan mampu mendukung peningkatan ekonomi kader dan warga lokal. Kolaborasi antara TP PKK dan BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung dalam kegiatan ini menjadi gambaran nyata sinergi antarlembaga dalam menghadirkan pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui dukungan perlengkapan sekolah yang diberikan, diharapkan anak-anak peserta khitanan tidak hanya memperoleh layanan kesehatan, tetapi juga motivasi untuk terus semangat menempuh pendidikan. Turut mendampingi Gubernur dalam peninjauan kegiatan tersebut antara lain Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Fery Afriyanto, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, para pimpinan instansi vertikal, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
22/06/2026 | Humas
Peringati Tahun Baru Hijriah, BAZNAS Babel Gelar Tausiyah dan Salurkan Zakat untuk 100 Kaum Dhuafa
Peringati Tahun Baru Hijriah, BAZNAS Babel Gelar Tausiyah dan Salurkan Zakat untuk 100 Kaum Dhuafa
Mendobarat — Dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan tausiyah agama sekaligus penyaluran zakat kepada 100 kaum dhuafa. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, usai pelaksanaan salat Isya di Masjid Ar Rahmah Kace Timur. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan. Selain menjadi momentum memperingati datangnya tahun baru Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Tausiyah agama pada kesempatan tersebut disampaikan oleh Ust. M. Yasir Mustafa. Dalam ceramahnya, jamaah diajak menjadikan momentum hijrah sebagai sarana memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui ibadah sosial seperti zakat dan sedekah. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Alfian selaku Komisaris BUMD Bangka Belitung yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program sosial dan keagamaan tersebut. Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran zakat tersebut merupakan bentuk amanah dari para muzaki, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah mempercayakan penyaluran zakat penghasilan mereka melalui BAZNAS. “Penyaluran zakat ini merupakan amanah dari para muzaki ASN di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menitipkan zakat penghasilan mereka melalui BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hari ini amanah tersebut kami salurkan melalui kegiatan ceramah agama sekaligus memperingati Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 Hijriah,” ujarnya. Ia juga mengajak para penerima manfaat untuk turut mendoakan para muzaki agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kelapangan rezeki sehingga dapat terus berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Babel berharap semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan waktu dalam kalender Islam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, memperluas kebermanfaatan zakat, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
19/06/2026 | Humas

Berita Pendistribusian

BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung Salurkan Bantuan Peralatan Usaha untuk Duku
BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung Salurkan Bantuan Peralatan Usaha untuk Duku
Pangkalpinang – BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat produktif. Kali ini, bantuan diberikan kepada salah satu pelaku usaha kuliner yang tinggal di kawasan Gedung Nasional, Pangkalpinang. Bantuan yang disalurkan berupa peralatan usaha senilai Rp1.500.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi penerima manfaat. Program bantuan usaha produktif merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga diarahkan untuk mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan melalui pengembangan usaha yang telah dijalankan. Penerima manfaat, Ibu Nirwana, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, peralatan usaha yang diberikan akan sangat membantu dalam menunjang aktivitas usahanya sehari-hari. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi usaha yang saya jalankan. Dengan adanya peralatan usaha ini, saya bisa lebih optimal dalam berjualan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ungkapnya. BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya memastikan dana zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui program zakat produktif, BAZNAS berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya sehingga secara bertahap mampu meningkatkan taraf hidup dan mencapai kemandirian ekonomi. Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak bagi kesejahteraan umat. Dukungan para muzaki yang menunaikan zakat melalui BAZNAS diharapkan dapat terus memperkuat berbagai program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dengan semangat berbagi dan memberdayakan, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi mustahik serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.
30/06/2026 | Humas
BAZNAS Babel Laksanakan Program Sedekah Daging di Dusun Beting
BAZNAS Babel Laksanakan Program Sedekah Daging di Dusun Beting
Belinyu, Bangka – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 H menjadi momen penuh kebahagiaan bagi masyarakat Dusun Beting, Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Setelah selama tiga tahun terakhir tidak mendapatkan distribusi daging kurban, warga akhirnya dapat menikmati daging kurban melalui Program Sedekah Daging yang dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 28 Mei 2026. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan satu ekor sapi kurban kepada masyarakat Dusun Beting. Penyaluran dilakukan melalui musholla setempat yang menjadi pusat koordinasi pelaksanaan kegiatan. Suasana kebersamaan dan gotong royong begitu terasa sejak pagi hari. Warga yang hadir secara sukarela bergabung dalam proses penyembelihan, pemotongan, hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan manfaat berupa pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Program Sedekah Daging ini dilaksanakan setelah BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan verifikasi lapangan di Dusun Beting. Berdasarkan hasil verifikasi, diketahui bahwa masyarakat di wilayah tersebut tidak menerima daging kurban selama tiga tahun terakhir pada setiap pelaksanaan Iduladha. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh minimnya jumlah hewan kurban yang tersedia di sekitar Desa Bintet, sementara mayoritas masyarakat setempat berada dalam kondisi ekonomi menengah ke bawah. Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mulyadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang selama ini belum tersentuh distribusi hewan kurban secara merata. “Melalui Program Sedekah Daging ini, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah yang selama ini minim menerima distribusi kurban. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari pemerataan distribusi hewan kurban di wilayah-wilayah yang membutuhkan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Mulyadi juga menegaskan bahwa BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperluas manfaat program tersebut. “Kami mengajak seluruh perusahaan, baik BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta untuk bersama-sama berkolaborasi dalam Program Sedekah Daging. Dengan sinergi yang baik, distribusi hewan kurban dapat menjangkau lebih banyak daerah yang selama ini belum mendapatkan perhatian,” tambahnya. Melalui Program Sedekah Daging ini, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat dan sedekah secara tepat sasaran. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan serta menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah-wilayah terpencil dan minim akses terhadap hewan kurban.
02/06/2026 | Humas
Dari Serabutan Menjadi Andalan: Kisah Abdul Karim Menyalakan Harapan Lewat Bengkel
Dari Serabutan Menjadi Andalan: Kisah Abdul Karim Menyalakan Harapan Lewat Bengkel
Di sebuah sudut tenang di Desa Rukam, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, tinggal seorang pria sederhana bernama Abdul Karim. Dahulu, hari-harinya dilalui dengan pekerjaan serabutan, apa saja yang bisa dikerjakan demi menyambung hidup. Tidak ada kepastian, tidak ada jaminan esok hari akan lebih baik. Namun, di balik keterbatasan itu, Abdul Karim menyimpan harapan kecil: suatu hari ia ingin memiliki pekerjaan yang layak dan mampu menghidupi dirinya dengan lebih pasti. Kesempatan itu datang ketika ia terdaftar sebagai penerima program ZAuto dari BAZNAS. Bagi Abdul Karim, ini bukan sekadar bantuan, melainkan titik balik dalam hidupnya. Ia mengikuti pelatihan sebagai mekanik bengkel dengan penuh kesungguhan. Setiap ilmu yang diberikan ia serap dengan tekun, seolah ia tahu bahwa inilah jalan yang selama ini ia nantikan. Tidak hanya dibekali keterampilan, Abdul Karim juga diberikan peralatan dan perlengkapan untuk memulai usaha bengkel motor di dekat rumahnya. Usaha itu dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana, sebuah booth kontainer kecil. Dari situlah perjalanan barunya dimulai. Hari demi hari, ia jalani dengan kerja keras dan konsistensi. Tangan yang dulu terbiasa melakukan pekerjaan serabutan, kini semakin terampil memperbaiki berbagai kerusakan motor. Warga sekitar mulai mengenal keahliannya. Satu per satu pelanggan datang, mempercayakan kendaraannya kepada Abdul Karim. Lebih dari satu tahun berlalu, perubahan itu kini nyata terlihat. Bengkel kecil dari booth kontainer telah berkembang. Dengan penuh semangat, Abdul Karim memperluas usahanya dengan membangun lapak menggunakan baja ringan di samping rumahnya. Tempat itu kini menjadi saksi bagaimana tekad dan kesempatan dapat berjalan beriringan. Setiap hari, suara alat bengkel dan deru motor menjadi bagian dari rutinitasnya. Ia tak lagi khawatir mencari pekerjaan setiap pagi. Kini, justru pelanggan yang datang mencarinya. Meski begitu, perjalanan ini bukan tanpa tantangan. Akses terhadap sparepart motor masih menjadi kendala. Tidak semua kebutuhan tersedia dengan mudah, sehingga terkadang ia harus menunggu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, bagi Abdul Karim, hal itu bukan alasan untuk menyerah. Dengan penuh rasa syukur, ia menyadari bahwa hidupnya telah berubah. Program ZAuto bukan hanya memberinya alat dan keterampilan, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian. Kini, ia memiliki penghasilan yang lebih jelas, harapan yang lebih nyata, dan masa depan yang lebih terarah. Kisah Abdul Karim adalah bukti bahwa ketika kesempatan bertemu dengan kemauan, perubahan bukanlah sesuatu yang mustahil. Dari pekerjaan serabutan menuju seorang mekanik yang mandiri—ia telah membuktikan bahwa setiap orang berhak untuk bangkit, selama ada kemauan dan dukungan yang tepat.
04/05/2026 | Humas

BAZNAS TV