Berita Pendistribusian

Dari Serabutan Menjadi Andalan: Kisah Abdul Karim Menyalakan Harapan Lewat Bengkel
Di sebuah sudut tenang di Desa Rukam, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, tinggal seorang pria sederhana bernama Abdul Karim. Dahulu, hari-harinya dilalui dengan pekerjaan serabutan, apa saja yang bisa dikerjakan demi menyambung hidup. Tidak ada kepastian, tidak ada jaminan esok hari akan lebih baik. Namun, di balik keterbatasan itu, Abdul Karim menyimpan harapan kecil: suatu hari ia ingin memiliki pekerjaan yang layak dan mampu menghidupi dirinya dengan lebih pasti.
Kesempatan itu datang ketika ia terdaftar sebagai penerima program ZAuto dari BAZNAS. Bagi Abdul Karim, ini bukan sekadar bantuan, melainkan titik balik dalam hidupnya. Ia mengikuti pelatihan sebagai mekanik bengkel dengan penuh kesungguhan. Setiap ilmu yang diberikan ia serap dengan tekun, seolah ia tahu bahwa inilah jalan yang selama ini ia nantikan.
Tidak hanya dibekali keterampilan, Abdul Karim juga diberikan peralatan dan perlengkapan untuk memulai usaha bengkel motor di dekat rumahnya. Usaha itu dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana, sebuah booth kontainer kecil. Dari situlah perjalanan barunya dimulai.
Hari demi hari, ia jalani dengan kerja keras dan konsistensi. Tangan yang dulu terbiasa melakukan pekerjaan serabutan, kini semakin terampil memperbaiki berbagai kerusakan motor. Warga sekitar mulai mengenal keahliannya. Satu per satu pelanggan datang, mempercayakan kendaraannya kepada Abdul Karim.
Lebih dari satu tahun berlalu, perubahan itu kini nyata terlihat. Bengkel kecil dari booth kontainer telah berkembang. Dengan penuh semangat, Abdul Karim memperluas usahanya dengan membangun lapak menggunakan baja ringan di samping rumahnya. Tempat itu kini menjadi saksi bagaimana tekad dan kesempatan dapat berjalan beriringan.
Setiap hari, suara alat bengkel dan deru motor menjadi bagian dari rutinitasnya. Ia tak lagi khawatir mencari pekerjaan setiap pagi. Kini, justru pelanggan yang datang mencarinya.
Meski begitu, perjalanan ini bukan tanpa tantangan. Akses terhadap sparepart motor masih menjadi kendala. Tidak semua kebutuhan tersedia dengan mudah, sehingga terkadang ia harus menunggu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, bagi Abdul Karim, hal itu bukan alasan untuk menyerah.
Dengan penuh rasa syukur, ia menyadari bahwa hidupnya telah berubah. Program ZAuto bukan hanya memberinya alat dan keterampilan, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian. Kini, ia memiliki penghasilan yang lebih jelas, harapan yang lebih nyata, dan masa depan yang lebih terarah.
Kisah Abdul Karim adalah bukti bahwa ketika kesempatan bertemu dengan kemauan, perubahan bukanlah sesuatu yang mustahil. Dari pekerjaan serabutan menuju seorang mekanik yang mandiri—ia telah membuktikan bahwa setiap orang berhak untuk bangkit, selama ada kemauan dan dukungan yang tepat.
EKONOMI PEDESAAN04/05/2026 | Humas

BAZNAS Provinsi Bangka Belitung Gelar Kegiatan Motivasi Untuk Menghindari Kenaka
Pangkalpinang - Baznas Provnisi Kep. Bangka Belitung bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kep. Bangka Belitung menggelar kegiatan yang melibatkan pelajar SMA/SMK di Kota Pangkalpinang dan sekitarnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Mitro Room Sun Hotel Pangkalpinang itu melibatkan narasumber dari berbagai kalangan mulai dari Dinas Pendidikan, Polda Kep. Bangka Belitung, hingga tokoh agama dengan harapan bisa memberikan motivasi dan kesadaran kepada para pelajar yang hadir untuk menghindari kegiatan-kegiatan yang berdampak negatif pada kehidupan mereka.
Ibu Al Fisyah selaku Kabid GTK Dinas Pendidikan Prov. Kep. Bangka Belitung yang turut hadir memberikan arahan bahwa kenakalan remaja yang marak terjadi saat ini adalah kurangnya pengawasan orang tua apalagi bahayanya judi online ditingkat remaja akan berdampak negatif.
“Banyak orang tergiur oleh janji-janji keuntungan instan tanpa menyadari risiko besar yang mengintai. Oleh karena itu, literasi tentang bahaya kenakalan remaja dan bahaya judi online sangat penting,” katanya.
Kita mengajak seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk bersatu padu dalam memerangi kenakalan remaja dan bahayanya judi online dikalangan pelajar.
“Setelah kita melakukan konsolidasi pemikiran, tinggal kita naikkan menjadi konsolidasi kita upayakan dalam mencegah kenakalan remaja dan bahaya judi online di kalangan remaja bisa terwujud dan insyaAllah BAZNAZ dan seluruh UPZ akan menjadi bagian dari upaya penting ini,” Ucapnya.
Sementara itu, ketua Baznas Provinsi Bangka Belitung menyampaikan, Pemanfaatan zakat dalam melakukan pencegahan kenakalan remaja dan bahaya judi online dikalangan pelajar menjadi salah satu program yang relevan dengan kondisi kita saat ini.
“Dengan dana zakat kita memberikan edukasi, pelatihan kerja melalui program pendidikan berbasis zakat. Program ini mencakup pelatihan keterampilan, seminar, workshop yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang resiko kenakalan remaja dan bahaya judi online dikalangan pelajar,” Ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebagai salah satu narasumber yang berasal dari Kacabdin I Pangkalpinang, bapak Sjamsul Bachri menyampaikan bahwa fenomena yang banyak menyerang pelajar dan terjadi di sekitar kita saat ini yakni YOLO, FOMO, dan FOVO, yang membuat para pelajar menjadi tidak percaya diri, cenderung mengikuti hal-hal negatif yang sedang trend di media sosial.
Sementara itu, dari Polda Kep. Bangka Belitung yang disampaikan oleh Wadirbinmas Polda Kep. Bangka Belitung menyampaikan kasus-kasus kenakalan remaja yang mengarah ke unsur pidana terus meningkat setiap tahunnya, hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan-aturan.
"Kita bisa melihat bagaimana budaya di Jepang, ketika anak-anak menyeberang jalan dan kemudian memberi hormat kepada pengguna jalan lain yang sudah mengizinkan mereka menyeberang, jauh berbeda dengan disiplin yang ada di lingkungan kita", ujarnya.
Acara yang berlangsung hingga sore hari tersebut diisi dengan motivasi oleh Buya H. Hendi Kurniah. Dalam materi yang disampaikan, pria yang akrab disapa Buya tersebut menyampaikan bahwa Motivasi yang kuat berasal dari dalam diri sendiri keluar "In Side Out".
Selain itu, beliau juga menyampaikan, anak muda yang tidak mempunyai motivasi mereka akan menjadi beban orang tua di masa depan, maka dari itu tanamkan motivasi mulai dari hari ini.
Hadir dalam acara tersebut Rumah Sehat Baznaz, Manager Bank Indonesia, Kepala BPMP, BMKG, Baznaz Pangkalpinang, Kepala BPKP Prov. Kep. Bangka Belitung, Diskominfo, Perwakilan dari PT Timah TBK dan Perwakilan Korem 045.
DAKWAH BAZNAS29/08/2024 | Admin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kep. Bangka Belitung.
Lihat Daftar Rekening →