WhatsApp Icon
BAZNAS Babel dan BPJS Kesehatan Pangkalpinang Perkuat Kolaborasi, Optimalkan Infak dan Sedekah untuk Bantu Peserta Tidak Mampu

Pangkalpinang, 9 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama BPJS Kesehatan Pangkalpinang memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan pengelolaan infak dan sedekah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

Penandatanganan MoU dilaksanakan di Kantor BPJS Kesehatan Pangkalpinang, Rabu (9/9/2026), sebagai bentuk komitmen kedua lembaga untuk meningkatkan edukasi dan partisipasi pegawai serta peserta BPJS Kesehatan dalam menunaikan infak dan sedekah.

Kepala BPJS Kesehatan Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada pegawai dan peserta BPJS Kesehatan mengenai pentingnya infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial.

Menurutnya, dana infak dan sedekah yang berhasil dihimpun nantinya dapat dimanfaatkan untuk membantu peserta BPJS Kesehatan yang mengalami keterbatasan ekonomi, khususnya mereka yang tidak mampu membayar iuran dan memenuhi kriteria sebagai fakir miskin.

"Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada pegawai dan peserta mengenai infak dan sedekah, sehingga dapat turut berkontribusi membantu peserta yang tidak mampu membayar iuran dan termasuk dalam kategori fakir miskin," ujar Aswalmi Gusmita.

Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, menyambut baik terlaksananya penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut. Ia menilai kolaborasi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dalam memperluas jangkauan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan.

Zulhadi menegaskan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS secara sendiri. Diperlukan sinergi dan keterlibatan berbagai pihak agar potensi ZIS dapat dihimpun dan dikelola secara lebih optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas.

"Optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak bisa dilakukan BAZNAS sendiri. Harus ada banyak pihak yang ikut berkolaborasi, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas," ujar Zulhadi.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program edukasi dan penghimpunan infak serta sedekah yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS Babel dan BPJS Kesehatan Pangkalpinang diharapkan dapat membangun ekosistem kepedulian sosial yang semakin kuat, sekaligus menghadirkan solusi bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan akses terhadap layanan kesehatan.

Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi filantropi Islam di Bangka Belitung, sehingga semangat berbagi dapat terus tumbuh dan manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

09/09/2026 | Kontributor: Humas
Zakat Disalurkan untuk Membantu Perlengkapan Sekolah bagi 300 Siswa SMA/SMK di Pangkalpinang

PANGKALPINANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Kegiatan yang dipusatkan di Halaman SMK Negeri 2 Pangkalpinang, Kamis (20/8/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban keluarga siswa yang membutuhkan.

Bantuan yang disalurkan BAZNAS Babel berupa biaya pendidikan, seragam, dan perlengkapan sekolah dengan total nilai mencapai Rp150 juta. Bantuan tersebut diberikan kepada 300 siswa/siswi jenjang SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan ini turut dihadiri Walikota Pangkalpinang, Forkopimda, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kepala SMA/SMK/SLB se-Kota Pangkalpinang, para guru, serta siswa penerima manfaat.

Kepala BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, menyampaikan bahwa bantuan pendidikan tersebut merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu siswa yang membutuhkan agar tetap dapat mengikuti pendidikan dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada para ASN dan seluruh donatur yang telah mempercayakan dana zakatnya kepada BAZNAS,” ujar Zulhadi.

Menurutnya, dana yang disalurkan berasal dari zakat yang dihimpun BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk zakat para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta para donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dan penyaluran zakatnya kepada BAZNAS.

“Kepercayaan para muzaki dan donatur merupakan amanah yang harus kami kelola dan salurkan secara tepat kepada mereka yang berhak. Salah satunya melalui program pendidikan seperti ini,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di daerah. Pemerintah Provinsi turut memberikan dukungan melalui hampir 300 paket bantuan bagi siswa yang membutuhkan.

Selain itu, Gubernur menyampaikan bahwa terdapat empat siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Pulau Jawa. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga telah menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai bagian dari upaya membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi putra-putri daerah berprestasi.

“Anak-anak yang pintar dan memiliki kemampuan harus memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke UGM,” ujar Hidayat.

Gubernur juga mengajak para siswa penerima bantuan untuk tidak mudah menyerah dan terus bersemangat dalam menempuh pendidikan.

“Kita mencari kader-kader terbaik untuk bangsa dan negara. Jangan mudah berputus asa. Hadapi setiap tantangan dengan semangat dan jadikan pendidikan sebagai jalan untuk meraih masa depan,” pesannya.

Hidayat menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan Bangka Belitung.

Ia juga menyampaikan pentingnya memberikan perhatian terhadap para guru yang memiliki peran strategis dalam mendidik dan mencetak generasi penerus.

“Kita sadar bahwa pendidikan adalah nomor satu untuk masa depan anak-anak kita. Dunia pendidikan membutuhkan perhatian bersama. Guru juga harus mendapatkan perhatian karena semangat dan pengabdiannya sangat luar biasa,” katanya.

BAZNAS Babel memandang sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, guru, muzaki, donatur, dan masyarakat sebagai bagian penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan di Bangka Belitung.

Melalui penyaluran dana zakat di bidang pendidikan, BAZNAS Babel berharap para siswa penerima manfaat dapat lebih fokus dalam belajar, meningkatkan prestasi, serta memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Program tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berperan dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan dan investasi sumber daya manusia.

BAZNAS Babel akan terus mendorong optimalisasi pengelolaan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat yang berhak menerima, termasuk melalui program pendidikan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan semakin banyak anak-anak di Bangka Belitung yang mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak dan meraih masa depan yang lebih baik.

20/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Babel dan Universitas Negeri Yogyakarta Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan

Yogyakarta, 19 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat sinergi dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilaksanakan di Yogyakarta, Rabu (19/8/2026).

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan UNY, khususnya dalam bidang pendidikan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, dokumen perjanjian kerja sama diserahkan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, kepada Prof. Soni Nopembri selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Universitas Negeri Yogyakarta, serta Achmad Arifin, Ph.D. selaku Staf Ahli Kerja Sama UNY.

Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, menyampaikan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam memperkuat peran BAZNAS dalam bidang pendidikan. Kolaborasi dengan UNY diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, terutama dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan akses terhadap pendidikan.

Melalui kerja sama ini, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan UNY diharapkan dapat mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi yang relevan, baik dalam penguatan pendidikan maupun kegiatan lain yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membangun kemitraan dengan berbagai pihak dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi para penerima manfaat.

Dengan terjalinnya kerja sama bersama Universitas Negeri Yogyakarta, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap sinergi antara lembaga filantropi dan perguruan tinggi ini dapat terus berkembang serta menghadirkan berbagai program pendidikan yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.

19/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Babel Salurkan Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah bagi Siswa Kurang Mampu di Belitung

TANJUNG PANDAN, 11 Agustus 2026 – BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam bidang pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan seragam dan perlengkapan sekolah kepada 200 siswa dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur yang diserahkan secara simbolis di SMA Anugrah Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung.

Bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. Kebutuhan pendidikan seperti seragam, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan penunjang lainnya menjadi salah satu pengeluaran yang cukup membebani keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, BAZNAS berharap para siswa penerima manfaat dapat menjalani aktivitas belajar dengan lebih baik dan memiliki perlengkapan yang layak untuk menunjang proses pendidikan mereka.

Bagi BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, dana zakat yang dihimpun dari para muzaki diupayakan agar dapat memberikan manfaat nyata dan tepat sasaran kepada para mustahik, termasuk anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Program bantuan pendidikan juga menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam memastikan keterbatasan ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat mengurangi sebagian pengeluaran orang tua sehingga mereka dapat lebih fokus memenuhi kebutuhan dasar keluarga lainnya.

Tidak hanya di Kabupaten Belitung, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga berupaya memperluas manfaat program pendidikan kepada masyarakat di Kabupaten Belitung Timur dan wilayah lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Perluasan manfaat tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan pengelolaan zakat tidak hanya berhenti pada penghimpunan, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui zakat yang ditunaikan oleh masyarakat, BAZNAS berupaya menghadirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan mustahik, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi. BAZNAS Babel sendiri terus mendorong agar zakat dapat dikelola secara amanah dan disalurkan kepada kelompok masyarakat yang berhak menerima manfaat.

Penyaluran bantuan pendidikan kepada siswa kurang mampu di Kabupaten Belitung menjadi salah satu bentuk nyata bahwa zakat dapat menjadi instrumen untuk membantu keluarga menghadapi berbagai kebutuhan sekaligus membuka kesempatan yang lebih baik bagi generasi muda.

BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan apresiasi kepada para muzaki dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Dukungan tersebut menjadi kekuatan dalam memperluas manfaat program dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Bangka Belitung.

Ke depan, BAZNAS Babel akan terus berupaya mengembangkan program pendidikan yang tepat sasaran sehingga semakin banyak pelajar dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Belitung, Belitung Timur, maupun daerah lainnya dapat memperoleh dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

Dalam kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung menyalurkan dana zakat dalam bentuk paket perlengkapan sekolah untuk 200 Pelajar di Belitung dan Belitung Timur dengan total zakat yang disalurkan sejumlah Rp. 103 juta rupiah.

Zakat yang ditunaikan hari ini bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi Bangka Belitung.

11/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Babel Perkuat Edukasi Zakat di MAN 1 Bangka, Dorong Optimalisasi Penghimpunan ZIS untuk Kesejahteraan Umat

Bangka, 10 Juli 2026 – Dalam upaya mengoptimalkan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperluas kegiatan edukasi dan sosialisasi zakat kepada berbagai elemen masyarakat. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi zakat yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bangka pada Jumat (10/7).

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan MAN 1 Bangka tersebut dihadiri oleh seluruh guru dan pegawai sekolah. BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, Mulyadi, serta Wakil Ketua Bidang SDM dan Umum, Guntur Budi Wibowo.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS memberikan pemahaman mengenai pentingnya menunaikan zakat sebagai salah satu kewajiban umat Islam yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain zakat, peserta juga diberikan edukasi mengenai optimalisasi infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mulyadi, menyampaikan bahwa edukasi zakat merupakan bagian dari strategi BAZNAS untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

"Semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya berzakat melalui BAZNAS, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik. Dana zakat yang dihimpun akan dikelola secara amanah, profesional, dan disalurkan melalui berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah," ujarnya.

Sementara itu, Guntur Budi Wibowo menambahkan bahwa peran lembaga pendidikan sangat strategis dalam membangun budaya berzakat sejak dini. Menurutnya, guru merupakan agen edukasi yang dapat menjadi teladan sekaligus menyampaikan nilai-nilai kepedulian dan gotong royong kepada peserta didik.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan MAN 1 Bangka dalam mendukung optimalisasi penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah. Dengan penghimpunan ZIS yang semakin optimal, manfaat yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu juga akan semakin luas, sehingga tujuan zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat dapat terwujud secara berkelanjutan.

 

BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi zakat di berbagai instansi, lembaga pendidikan, maupun lingkungan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi yang terpercaya dan akuntabel.

10/07/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Menyusuri Gang Sempit, BAZNAS Babel Salurkan Amanah Para Muzaki kepada warga Lontong Pancur
Menyusuri Gang Sempit, BAZNAS Babel Salurkan Amanah Para Muzaki kepada warga Lontong Pancur
Di tengah hiruk pikuk Kota Pangkalpinang, terselip sebuah potret kehidupan yang jauh dari kata sejahtera. Di atas aliran sungai yang membelah kota, berdiri bangunan-bangunan semi permanen yang menjadi tempat tinggal bagi keluarga-keluarga dhuafa. Keterbatasan akses dan kondisi tempat tinggal yang memprihatinkan, tak menyurutkan semangat BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk hadir dan berbagi kebahagiaan. Dengan langkah mantap, tim BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyusuri gang-gang sempit, menyusuri jalan setapak yang hanya bisa dilalui satu sepeda motor. Di tangan mereka, tergenggam erat paket-paket sembako dan amplop berisi uang tunai, titipan dari para muzakki yang peduli. Senyum tulus mengembang di wajah para petugas, seolah tak sabar ingin segera bertemu dengan saudara-saudara yang membutuhkan. Satu per satu pintu rumah semi permanen diketuk. Di balik pintu-pintu itu, terpancar wajah-wajah penuh harap. Ada yang menatap dengan mata berkaca-kaca, ada yang tersenyum haru, dan ada pula yang menunduk dalam diam. Namun, semua memancarkan rasa syukur yang mendalam. "Alhamdulillah, terima kasih banyak atas bantuannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami," ucap seorang ibu dengan suara bergetar, sambil menggendong anaknya yang masih balita. Di rumah lain, seorang kakek renta hanya bisa mengangguk-angguk, tak mampu berkata-kata. Air mata haru membasahi pipinya yang keriput, seolah mewakili rasa syukur yang tak terhingga. Tim BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak hanya memberikan bantuan materi. Mereka juga memberikan sentuhan kasih sayang, mendengarkan keluh kesah, dan memberikan semangat. Di tengah keterbatasan, mereka hadir sebagai saudara, sebagai keluarga. Kegiatan penyaluran zakat ini bukan sekadar memberikan bantuan sembako dan uang tunai. Ini adalah tentang menebar harapan, tentang memberikan senyuman, dan tentang menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan. Ini adalah tentang merajut ukhuwah, tentang membangun kepedulian, dan tentang mewujudkan keadilan sosial. BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengajak seluruh masyarakat untuk terus peduli dan berbagi. Uluran tangan kita, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak yang besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mari bersama-sama kita ringankan beban mereka, kita hadirkan senyuman di wajah mereka, dan kita wujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera.
BERITA28/03/2025 | Humas
Safari Ramadan 1446 H Bersama Forkopimda, BAZNAS Babel Berikan Santunan kepada Mustahik
Safari Ramadan 1446 H Bersama Forkopimda, BAZNAS Babel Berikan Santunan kepada Mustahik
Pangkalpinang - Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai Gedung Mahligai Rumah Dinas Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) pada Rabu, 5 Maret 2025. Pj Gubernur Sugito, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kep. Babel, tokoh agama, dan Gubernur terpilih Kep. Babel Hidayat Arsani, menggelar Safari Ramadan 1446 H. Kegiatan Safari Ramadan ini diisi dengan berbagai kegiatan yang sarat makna, mulai dari santunan kepada 150 orang mustahik yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung, ceramah agama yang menyejukkan hati, hingga buka puasa bersama yang mempererat tali silaturahmi. Pj Gubernur Sugito dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat persaudaraan antar sesama. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. "Safari Ramadan ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Kami berharap, santunan yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara kita," ujar Sugito. Sementara itu, Gubernur terpilih Hidayat Arsani mengapresiasi kegiatan Safari Ramadan yang digelar oleh Pj Gubernur Sugito. Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. "Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Saya berharap, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terjalin selama bulan Ramadan dapat terus kita jaga dan tingkatkan," kata Hidayat Arsani. Kegiatan Safari Ramadan 1446 H ini berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari ceramah agama hingga buka puasa bersama. Fotografer : Umar
BERITA06/03/2025 | Humas
Bantuan Pangan Ramadhan untuk Warga Kampung Pemulung dari KSrelief dan BAZNAS
Bantuan Pangan Ramadhan untuk Warga Kampung Pemulung dari KSrelief dan BAZNAS
Baru-baru ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyalurkan bantuan paket pangan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada warga Kampung Pemulung di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam program bantuan Ramadhan tahun ini, KSrelief menyiapkan 7.911 paket yang disalurkan oleh BAZNAS di empat provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Paket tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, mie instan, kecap manis, saus, garam, sarden, dan gula. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama yang terjalin antara BAZNAS dan KSrelief. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KSrelief atas kepeduliannya kepada masyarakat Indonesia. Bantuan ini sangat berarti, terutama di bulan Ramadhan, ketika kebutuhan pangan meningkat. Kami di BAZNAS berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan ini secara tepat sasaran salah satunya bagi warga kampung pemulung di Pondok Labu, Cilandak,” ujarnya. Kiai Noor juga menekankan bahwa pendistribusian bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung program kemanusiaan. Ia menyebutkan bahwa bantuan ini mencerminkan solidaritas internasional dan diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas. "Bantuan dari KSrelief ini menjadi wujud nyata solidaritas internasional dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadhan. BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat penerima manfaat," ujar Kiai Noor. "Dengan adanya dukungan dari mitra seperti KSrelief, BAZNAS semakin optimis dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," lanjutnya. Ia menegaskan, perlu solidaritas yang tinggi dalam menghadapi tantangan ekonomi dalam tatanan masyarakat saat ini. Kiai Noor juga mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk turut berbagi kepada mereka yang lebih membutuhkan. "Langkah kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam aksi-aksi sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat," ucap Kiai Noor. "Bersama-sama, kita bisa meringankan beban mereka yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya. Warga penerima manfaat menyambut baik bantuan ini. Salah satunya, Inem (60), seorang pedagang keripik singkong, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadhan. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk persiapan sahur dan buka puasa Ramadhan nanti," ujar Inem. "Terima kasih kepada Raja Salman dan BAZNAS, semoga bantuan ini membawa berkah untuk semua," ucapnya. King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) merupakan lembaga kemanusiaan yang telah aktif dalam berbagai aksi sosial di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dan terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.
BERITA25/02/2025 | Natasya Aurel
Kisah Pilu : Perjuangan hidup seorang ibu dan empat anaknya di Desa Riau
Kisah Pilu : Perjuangan hidup seorang ibu dan empat anaknya di Desa Riau
Di sebuah sudut Desa Riau, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, terdapat sebuah gubuk yang menjadi saksi bisu perjuangan hidup seorang ibu dan keempat anaknya. Dinding-dinding kayu yang lapuk dan atap yang bocor menjadi tempat berlindung bagi keluarga kecil ini, yang harus bertahan dalam kondisi serba kekurangan. Kisah ini terungkap setelah Tim BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan asessment ke desa tersebut, menyusul laporan warga tentang keluarga yang tinggal di rumah tak layak huni. Ibu tersebut, yang kini harus berjuang sendirian, menanggung beban berat setelah sang suami pergi meninggalkan rumah empat bulan lalu tanpa kabar. Tanpa sumber penghasilan, ia harus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari untuk dirinya dan keempat anaknya yang masih kecil. Bayangkan, di usia mereka yang masih belia, anak-anak ini harus tumbuh dalam lingkungan yang jauh dari kata layak. Makan sehari-hari pun menjadi tantangan, apalagi memikirkan pendidikan dan masa depan mereka. Tim BAZNAS yang datang ke lokasi tidak bisa menyembunyikan keprihatinan mereka. "Kondisi ini sangat memilukan. Seharusnya tidak ada anak-anak yang harus hidup seperti ini," ujar salah satu anggota tim. Rumah yang mereka tinggali tidak memiliki fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih. Anak-anak terpaksa tidur beralaskan sasur tipis, sementara sang ibu berusaha sekuat tenaga untuk tetap tegar di tengah keterbatasan. Kisah ini bukan sekadar tentang kemiskinan, tetapi juga tentang ketangguhan seorang ibu yang tidak menyerah meski diterpa badai kehidupan. Ia berjuang setiap hari untuk memastikan anak-anaknya tetap bisa tersenyum, meski di balik itu semua, air mata kerap mengalir di malam hari. Namun, harapan tetap ada. Kehadiran Tim BAZNAS memberikan secercah cahaya bagi keluarga ini. Asessment yang dilakukan menjadi langkah awal untuk memberikan bantuan yang tepat sasaran, baik berupa kebutuhan pokok, perbaikan rumah, maupun pendampingan jangka panjang. Namun, bantuan dari BAZNAS saja tidak cukup. Mereka butuh uluran tangan dari kita semua. Setiap donasi, setiap kepedulian, bisa menjadi penyelamat bagi keluarga ini. Mari bersama-sama membantu mereka bangkit dari keterpurukan. Karena di balik dinding gubuk itu, ada mimpi-mimpi kecil yang menanti untuk diwujudkan. Kisah ini mengingatkan kita bahwa di tengah gemerlap kehidupan, masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian. Mari kita menjadi tangan-tangan yang mengulurkan harapan, karena setiap kebaikan kecil yang kita berikan, bisa berarti segalanya bagi mereka.
BERITA21/02/2025 | Humas
BAZNAS Wujudkan Impian Irwansyah, Bengkel Z-Auto Makin Berkembang
BAZNAS Wujudkan Impian Irwansyah, Bengkel Z-Auto Makin Berkembang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berperan dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satu penerima manfaatnya, Irwansyah, kini sukses mengelola bengkel Z-Auto di Desa Curug, Kecamatan Bojong Sari, Depok, Jawa Barat. Dukungan dari BAZNAS melalui program Z-Auto membantu mewujudkan impiannya sejak sekolah untuk memiliki bengkel sendiri. Program Z-Auto yang diinisiasi BAZNAS memberikan bantuan modal dan pendampingan usaha kepada pelaku usaha kecil seperti Irwansyah. Dengan bantuan ini, ia mampu mengembangkan bengkel dan menarik perhatian komunitas motor 2-tak yang kini menjadi pelanggan setianya. Selain meningkatkan kesejahteraan keluarganya, usaha ini juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Keberhasilan Irwansyah menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS mampu mengangkat ekonomi mustahik menjadi muzaki. Melalui program seperti Z-Auto, BAZNAS tidak hanya membantu secara finansial tetapi juga mendorong kemandirian usaha, sehingga semakin banyak umat Islam yang terbantu dan berdaya secara ekonomi.
BERITA21/02/2025 | Fikri
Dukungan BAZNAS RI Dongkrak Omzet Warung Zmart Armawati hingga Rp9 Juta per Bulan
Dukungan BAZNAS RI Dongkrak Omzet Warung Zmart Armawati hingga Rp9 Juta per Bulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah memberikan dukungan kepada salah satu penerima manfaat program Zmart, Armawati, sehingga mampu meningkatkan omzet usahanya hingga mencapai Rp9 juta per bulan. Program Zmart merupakan inisiatif pemberdayaan ekonomi bagi para pelaku usaha kecil dan mikro yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan di daerah perkotaan dengan membantu pengembangan warung atau toko milik mustahik. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat ekonomi umat agar para pelaku usaha mikro dapat berkembang lebih baik dan memiliki daya saing yang tinggi. "Syukur alhamdulillah, melalui program ini, usaha warung Zmart milik Ibu Armawati mengalami peningkatan yang signifikan, bahkan kini bisa mencapai omzet hingga Rp9 juta per bulan. Hal ini menunjukkan bahwa bantuan yang diberikan secara tepat sasaran dapat memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat kecil," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, belum lama ini. Saidah berharap pencapaian ini dapat menjadi dorongan semangat bagi penerima manfaat lainnya serta mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah guna meningkatkan kesejahteraan bersama. "BAZNAS RI akan terus berupaya memperkuat ekonomi umat melalui berbagai program inovatif, termasuk Zmart. Keberhasilan ini tentunya juga berkat dukungan para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS," kata dia. Saidah turut mengapresiasi pencapaian Armawati dalam mengembangkan usahanya dan berharap warung yang dikelolanya semakin maju, membawa berkah, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar. "Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem zakat yang lebih kuat agar dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar dia. Armawati (53), seorang saudagar Zmart binaan BAZNAS, mengungkapkan bahwa usaha warungnya kini menghasilkan omzet antara Rp9-10 juta per bulan. Warung Zmart miliknya berlokasi di Jalan Sabanar Lama, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. "Saya sudah menjalankan usaha kelontong selama kurang lebih 15 tahun, tetapi perkembangan bisnis saya tidak begitu terlihat. Syukur Alhamdulillah, setelah bergabung dengan program Zmart, usaha saya mulai mengalami pertumbuhan, terutama dari sisi peningkatan omzet," tutur Armawati. "Saya yakin peningkatan ini terjadi berkat tambahan modal usaha serta renovasi warung yang menjadikannya lebih menarik. Dengan tampilan baru, lebih banyak konsumen tertarik untuk berbelanja di sini," kata dia. Pendamping Program Zmart untuk wilayah Kalimantan Utara, Ahmad Alimuddin, menambahkan bahwa manfaat program ini memberikan semangat bagi dirinya dalam mendampingi para mustahik. "Ada kebahagiaan tersendiri ketika melihat Saudagar Zmart mengalami peningkatan pendapatan setelah mendapatkan manfaat dari program ini. Hal ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mendampingi mereka agar dapat mengelola usahanya dengan lebih baik. Semoga dengan pendampingan yang intensif, mustahik bisa mencapai kesejahteraan lebih tinggi melalui program Zmart ini," ucap dia.
BERITA17/02/2025 | Yasyfa
Mustahik Binaan BAZNAS Berbagi di Jumat Berkah Bersama ZChicken Pak Heri
Mustahik Binaan BAZNAS Berbagi di Jumat Berkah Bersama ZChicken Pak Heri
Berbagi makanan kepada sesama menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam. Pada hari Jumat yang penuh berkah, Gerai ZChicken milik Pak Heri Wahyudin di Jl. Dr. Sutomo, Baturaja Timur, menjadi bagian dari aksi kebaikan dengan membagikan 50 kotak ZChicken kepada tukang ojek dan masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Jumat Berkah, sebuah inisiatif sosial yang bertujuan memberikan manfaat langsung kepada mustahik (penerima zakat) dan masyarakat kurang mampu. Uniknya, dalam kegiatan ini, para mustahik yang telah dibantu oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ikut serta dalam pembagian makanan, sehingga mereka juga bisa merasakan indahnya berbagi.
BERITA14/02/2025 | Amat Setiawan
Impian Shadrina, Ingin Melanjutkan Kuliah
Impian Shadrina, Ingin Melanjutkan Kuliah
Shadrina, seorang anak yang sejak kecil tinggal bersama kakek dan neneknya, sekarang sedang menempuh pendidikan sarjana di salah satu perguruan tinggi di Bangka Belitung. Jenjang kuliah merupakan salah satu langkah yang ingin dicapainya sejak masih di bangku sekolah. Kakek dan nenek Shadrina bekerja sebagai buruh harian dengan penghasilan yang tidak menentu. Shadrina sangat ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, namun ia sadar betul kondisi ekonomi keluarganya. Ia tidak ingin menjadi beban bagi kakek dan neneknya. Setiap hari, Shadrina membantu pekerjaan dirumah ketika kakek dan neneknya pergi bekerja. Shadrina tidak pernah mengeluh, ia tetap semangat dan giat belajar. Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengubah hidupnya. Sampai suatu hari, ia mendapatkan informasi mengenai program-program yang dijalankan BAZNAS. Tanpa berpikir panjang, ia segera mencari informasi mengenai keberadaan BAZNAS hingga persyaratan-persyaratan untuk mengikuti bantuan program pendidikan yang dijalankan oleh BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Setelah berkas dinyatakan lengkap, Shadrina segera mengirimkan berkas tersebut ke alamat kantor BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung yang berada di Jl. Raden Abdullah Opas Indah, Pangkalpinang. Ia pun mengikuti beberapa rangkaian tahapan verifikasi. Kini, melalui zakat yang anda tunaikan, Shadrina bisa menggapai satu langkah tersebut. Dia merupakan satu dari banyaknya mahasiswa yang mendapatkan dukungan biaya pendidikan melalui BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung.
BERITA13/02/2025 | Humas
Jelang Ramadhan, BAZNAS RI Pastikan Layanan Penghimpunan ZIS Lebih Cepat dan Mudah
Jelang Ramadhan, BAZNAS RI Pastikan Layanan Penghimpunan ZIS Lebih Cepat dan Mudah
Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berupaya meningkatkan kemudahan dan kecepatan layanan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Berbagai strategi melalui kanal ritel dan digital telah disiapkan untuk memastikan masyarakat dapat menunaikan ZIS dengan lebih praktis dan aman. Hal ini disampaikan dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi bertema "Pengumpulan Retail dan Off Balance Sheet dalam Mencapai Target Pengumpulan Ramadhan" yang diselenggarakan oleh Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, beberapa waktu lalu. Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., serta Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan. Prof. Nadratuzzaman Hosen menekankan pentingnya memanfaatkan momentum Ramadhan sebaik mungkin. Untuk mencapai target tersebut, BAZNAS telah menyiapkan strategi layanan penghimpunan yang lebih mudah dan cepat melalui berbagai kanal, seperti pendekatan ritel dengan menambah gerai ZIS, bekerja sama dengan perusahaan ritel dan komunitas, serta menyelenggarakan acara penggalangan dana dan penggalangan dana kreatif. Selain itu, program zakat istana dan layanan jemput zakat juga difasilitasi guna memudahkan masyarakat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS. Sementara itu, pada kanal digital diperkuat melalui pembayaran via e-wallet, transfer bank, dan marketplace agar lebih mudah diakses oleh para muzaki. Selain kanal ritel dan digital, BAZNAS juga mengoptimalkan penghimpunan off balance sheet, yaitu dana zakat yang dihimpun dari lembaga di luar pencatatan resmi, seperti masjid, yayasan, dan komunitas. Sementara itu, Fitriansyah Agus Setiawan menambahkan bahwa kecepatan dan kemudahan layanan menjadi kunci sukses penghimpunan. Fitriansyah juga menyampaikan, BAZNAS telah menyiapkan strategi komunikasi yang agresif. Kampanye Above The Line (ATL) dilakukan melalui media sosial, televisi, radio, dan billboard, sedangkan kampanye Below The Line (BTL) memanfaatkan WhatsApp, SMS, dan email untuk mengajak masyarakat berzakat. Ia berharap seluruh BAZNAS di daerah dapat memanfaatkan momentum Ramadhan guna meningkatkan pengumpulan dana ZIS. Dengan strategi yang telah dipaparkan, BAZNAS optimistis dapat mencapai target penggalangan dana Ramadhan tahun 2025. Dengan demikian, BAZNAS dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya selama Bulan Ramadhan.
BERITA13/02/2025 | Naya
BAZNAS RI Dorong Digitalisasi untuk Capai Target Pengumpulan ZIS 2025
BAZNAS RI Dorong Digitalisasi untuk Capai Target Pengumpulan ZIS 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak BAZNAS daerah untuk semakin memanfaatkan teknologi digital dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Langkah ini bertujuan agar target pengumpulan ZIS tahun 2025 sebesar Rp50 triliun dapat tercapai dengan optimal. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H.M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., P.hD., menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam Pengajian Selasa Pagi bertema Dampak Penggunaan Digital Marketing dalam Mencapai Target Pengumpulan BAZNAS, yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI secara daring di Jakarta, baru-baru ini. “Ketika Rakornas BAZNAS di Kaltim kita sudah menentukan target pengumpulan untuk tahun 2025 sebesar Rp50 triliun. Kita terus mengajak BAZNAS di daerah untuk tidak gamang memanfaatkan teknologi digital agar pengumpulan tidak hanya dilakukan secara konvensional tetapi juga memakai teknologi digital,” ujar Prof Nadra. Sebagai bagian dari strategi digitalisasi, BAZNAS RI telah mengembangkan Kantor Digital BAZNAS, yang memungkinkan muzaki untuk memantau informasi terkait pengumpulan dan penyaluran ZIS secara transparan. “Kita tetap menggunakan istilah digital marketing itu ada proses, yang paling penting para muzaki bisa memantau. Kalau kita terus konsisten menampilkan, insya Allah nanti mereka akan tertarik. Jadi ini soal kesungguhan, kita harus tetap sabar, konsisten, nanti mereka memberikan penghargaan,” kata Prof Nadra menambahkan. Amil BAZNAS RI, Hafiza Elvira Nofitariani, S.Kep., MNLM., lulusan University of Southern California, Los Angeles, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi digital dalam pengumpulan ZIS memiliki banyak keunggulan seperti efisiensi, efektivitas, kecepatan distribusi pesan, hingga kemampuan menyasar audiens spesifik. “Penggunaan Kantor Digital BAZNAS itu semakin hari semakin besar proporsinya. Dulu, pengumpulan yang melalui website saja mungkin tidak sampai 10 persen, tapi setiap tahun kanal digital kita semakin optimal, maka orang yang bayar zakat melalui website BAZNAS itu saat ini ada di 64,2 persen. Jadi sudah lebih dari 50 persen muzaki memilih membayar zakat melalui digital,” ujarnya. Dengan penerapan strategi digital yang lebih luas, BAZNAS RI berharap pengumpulan ZIS di tahun 2025 dapat berjalan lebih efektif dan mencapai target yang telah ditetapkan.
BERITA30/01/2025 | Amilia Vilistin
BAZNAS Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir di Lampung
BAZNAS Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir di Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Lampung segera memberikan bantuan kepada korban banjir yang melanda beberapa wilayah Kota Lampung dan sekitarnya. Berdasarkan laporan tim BTB di lapangan, banjir telah menggenangi sejumlah permukiman warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 2 meter. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan di Jalan Lintas Sumatera dan menghambat aktivitas masyarakat setempat. Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan MA, menjelaskan bahwa tim yang diturunkan langsung melakukan pendataan di lokasi terdampak dan menyalurkan 150 paket sarapan pagi untuk para penyintas. "Tim BTB bergerak cepat untuk merespons musibah banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Lampung. Dimulai dengan asesmen, kemudian memberikan bantuan yang diperlukan bagi para korban," kata Saidah. Meski air mulai surut, Saidah menjelaskan bahwa tim gabungan dari berbagai instansi masih aktif melakukan penanganan darurat untuk para korban. "Tentunya kami berharap agar musibah banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Kota Lampung dan sekitarnya dapat segera ditangani dengan baik dan cepat," harapnya. Saidah menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mendampingi warga terdampak dan memastikan efektivitas bantuan yang disalurkan. BAZNAS juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meminimalkan dampak bencana dan memberikan dukungan maksimal kepada para penyintas. Dalam kesempatan tersebut, Saidah mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam gerakan sedekah bencana kemanusiaan. "Sebagai lembaga yang memiliki komitmen untuk menyejahterakan umat, BAZNAS terus bergerak cepat dalam memberikan bantuan untuk korban bencana," ucap Saidah.
BERITA19/01/2025 | Anita
Petani Binaan BAZNAS, Sukses Panen Padi Organik dengan Hasil Maksimal
Petani Binaan BAZNAS, Sukses Panen Padi Organik dengan Hasil Maksimal
Daman merupakan seorang petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang berhasil sukses dalam panen padi organik dengan hasil maksimal di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, baru-baru ini. Dari lahan seluas 0,4 hektare yang dikelolanya, ia mampu menghasilkan panen setara 6 ton per hektare. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa metode manual yang diterapkannya tetap mampu memberikan hasil maksimal jika dikelola dengan baik. “Alhamdulillah, panen kali ini sangat memuaskan. Berkat bimbingan dari BAZNAS, saya bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen padi organik,” ungkap Daman penuh rasa syukur. Program pemberdayaan BAZNAS bertujuan meningkatkan taraf hidup petani melalui pertanian ramah lingkungan, dengan padi organik Daman yang lebih sehat dan bernilai jual tinggi dibandingkan padi konvensional. Proses panen manual menjadi ciri khas, dengan Daman memastikan setiap tahap berjalan optimal. BAZNAS berencana memperluas program ini ke desa lain di Kabupaten Sukabumi.
BERITA13/01/2025 | Kartika
BAZNAS RI Terima Infak Kemanusiaan Palestina Tahap Keenam dari BAZNAS Tangsel
BAZNAS RI Terima Infak Kemanusiaan Palestina Tahap Keenam dari BAZNAS Tangsel
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menerima infak kemanusiaan untuk Palestina dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam tahap keenam. Bantuan kali ini sebesar Rp456.403.600, sebagai wujud solidaritas dan dukungan terhadap korban kemanusiaan di Palestina. Hingga tahap keenam ini, total bantuan yang berhasil dikumpulkan masyarakat Tangsel melalui BAZNAS Kota Tangsel dan disalurkan melalui BAZNAS RI mencapai Rp1.774.770.594. Penyerahan simbolis bantuan berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta baru baru ini. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI, Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Ketua BAZNAS Kota Tangsel, Moh. Subhan, S.Sos.I, dan Ketua Dewan BAZNAS Tangsel, H. Dadang Raharja, M.Si. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengapresiasi kepedulian masyarakat Tangsel yang terus mendukung rakyat Palestina melalui inisiatif infak kemanusiaan. "Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Tangsel dan BAZNAS Kota Tangsel atas kontribusi yang luar biasa. Bukan soal besar kecilnya jumlah bantuan, tetapi ini mencerminkan kekuatan spiritualitas dan solidaritas masyarakat Tangsel terhadap Palestina," ujar Kiai Noor. Ia menjelaskan, kondisi di Palestina saat ini sangat memprihatinkan, terutama akibat serangan Israel yang terus-menerus dan blokade bantuan kemanusiaan. "Serangan Israel tidak hanya merusak secara fisik tetapi juga memengaruhi mental masyarakat Palestina. Pemblokiran akses bantuan, khususnya di Gaza, memperburuk keadaan," tambahnya. Kiai Noor mengatakan, salah satu tantangan utama dalam penyaluran bantuan adalah penutupan perbatasan Rafah, yang menghambat distribusi bantuan melalui mitra di Mesir dan Yordania. "Meskipun ada banyak mitra yang siap membantu, blokade ini membuat pengiriman bantuan harus ditunda," ungkapnya. Namun, ia tetap optimis bahwa dukungan internasional, termasuk dari Indonesia, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Palestina. "Dukungan spiritual seperti ini menjadi motivasi yang besar bagi saudara-saudara kita di Palestina. Kami berharap bantuan ini bisa memberikan semangat dan meringankan penderitaan mereka," ujar Kiai Noor. Ketua Dewan BAZNAS Tangsel, H. Dadang Raharja, M.Si., menyampaikan bahwa infak kemanusiaan ini merupakan bentuk nyata dari empati masyarakat Tangsel terhadap situasi sulit yang dihadapi Palestina. "Kami sangat tersentuh oleh penderitaan rakyat Palestina. Meski kontribusi ini kecil, kami berharap bisa membantu meringankan beban mereka," ucap Dadang. Ia berharap bantuan ini dapat memperkuat ketabahan rakyat Palestina dalam menghadapi situasi sulit yang sedang mereka alami. "Semoga bantuan ini dapat tersalurkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita di Palestina," tutupnya.
BERITA03/01/2025 | Humas BAZNAS
TOT Pengajar Al Quran Bahasa Isyarat Bangka Belitung: Meneruskan Tugas Mulia Menajar Al Quran yang Inklusif
TOT Pengajar Al Quran Bahasa Isyarat Bangka Belitung: Meneruskan Tugas Mulia Menajar Al Quran yang Inklusif
Bangka Belitung, Jum’at 27 Desember 2024 – BAZNAS RI melaksanakan Training of Trainer (TOT) Al Quran Bahasa Isyarat ke 35 bekerjasama dengan LPMQ Kementerian Agama, BAZNAS Provinsi Bangka Belitung, dan Dewan Pimpinan Wilayah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Bangka Belitung di Belitong Resort Hotel, Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung. TOT ini melibatkan 30 peserta dari lima kabupaten/kota di Bangka Belitung, yang terdiri dari pengajar Al Quran di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Khusus. Hadir dalam acara ini Wakil Ketua 1 BAZNAS Bangka Belitung Pak Dr. Haridi Hasan S.H. MM., Wakil Ketua 3 BAZNAS Bangka Belitung, Drs. M. Amin Hoiri, B.Ac., M.Si., Wakil Ketua 4 BAZNAS Bangka Belitung, M. Atobi, S.H., M.H., Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) Kanwil Kemenag Bangka Belitung, H. Mehmud Elhoiri, S.E., M.Pd.I., dan Ketua Pelaksana sekaligus perwakilan DPW FKDT, Ustadz Al Izroh, S.Pd.I. dan Tim Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Ustadz Rama Syahti dan Ustadz Joan Nurhalim dengan Juru Bahasa Isyarat Ustadz Farid Aziz. Kegiatan TOT Pengajar Al Quran Isyarat di Bangka Belitung menjadi momen penutup rangkaian TOT Pengajar Al Quran Isyarat di tahun 2024, Program ini diluncurkan pada September 2024 oleh Ketua BAZNAS RI dan Menteri Agama saat itu, Yahya Cholil Tsaquf, dengan tujuan meningkatkan akses pendidikan Al Quran bagi masyarakat berkebutuhan khusus. Bangka Belitung dipilih menjadi salah satu lokasi strategis karena tingkat buta aksara Al Quran yang mencapai 46% dari jumlah penduduk. Dengan angka ini, pelaksanaan TOT diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam meningkatkan literasi Al Quran di wilayah tersebut, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan pendengaran. Wakil Ketua 1 BAZNAS Bangka Belitung, Dr. Haridi Hasan, S.H., M.M., secara resmi membuka kegiatan ini setelah laporan dari Ketua Pelaksana, Ustadz Al Izroh, S.Pd.I. Dalam sambutannya, Dr. Haridi Hasan menekankan pentingnya tugas mulia mengajarkan Al Quran kepada semua lapisan masyarakat. Ia juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, "Sebaik-baiknya manusia adalah yang belajar Al Quran dan mengajarkannya kepada orang lain," sebagai motivasi bagi para peserta. Kegiatan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat, tetapi juga menjalankan amanat UUD 1945 tentang hak pendidikan bagi setiap warga negara. Program ini mencerminkan prinsip inklusivitas dalam pendidikan dan menjadi bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan inklusif. TOT Al Quran Bahasa Isyarat di Bangka Belitung dialaksanakan 2 hari pada tanggal 27-28 Desember 2024 kegiatan ini menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus menghadirkan pendidikan yang inklusif dan bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat. Para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan nilai-nilai Al Quran kepada komunitas mereka masing-masing, khususnya di lingkungan pendidikan inklusif.
BERITA27/12/2024 | Humas
BAZNAS Berikan Pendampingan Kepada Pelaku ZMart di Tanjungpandan Belitung
BAZNAS Berikan Pendampingan Kepada Pelaku ZMart di Tanjungpandan Belitung
Tanjungpandan - Program ZMart telah dijalankan beberapa bulan terakhir. Program ZMart merupakan program pemberdayaan masyarakat di wilayah urban dalam bentuk bantuan branding dan pendampingan usaha toko kecil. Di Tanjungpandan terdapat sebanyak 25 warung yang mendapatkan bantuan program ini. Selain mendapatkan bantuan modal, pelaku usaha mikro tersebut juga mendapatkan fasilitas pendampingan oleh SDM yang telah ditentukan oleh BAZNAS RI. Seperti yang dilakukan Winarti, salah satu Pendamping Program ZMart di Kabupaten Belitung, Minggu (22/12), Pendamping bersama pelaku usaha zmart melakukan pertemuan kelompok di Rumah Ibu Sumaryani dijalan Pemuda RT 002 RW 001 Desa Air Rayak. Pertemuan di hadiri oleh 13 Anggota/mustahik, Alhamdulillah pada pertemuan kelompok tersebut di bulan 3 ini bisa hadir semua, adapun agenda yang di sampaikan yaitu, Pemberian celengan inpaq untuk di letakkan disetiap toko, selain itu penyampaian pendapatan dan materi promosi barang jualan. Winarti selaku pendamping juga menyampaikan dikarenkan sudah masuk musim barat, sehingga pendampingan akan banyak di lakukan lewat via whatsaap, sehingga pendamping meminta kerja sama para mustahik apabila memungkinkan untuk mengirimkan informasi jika terjadi sesuatu. Pada pertemuan tersebut juga didapat duit infaq sebesar Rp. 280.000., yang rencana duit tersebut akan diserahkan ke BAZNAS Kab Belitung.
BERITA23/12/2024 | Humas
BAZNAS RI Perkuat Kolaborasi dengan Pegiat Zakat ASEAN dan Jordania
BAZNAS RI Perkuat Kolaborasi dengan Pegiat Zakat ASEAN dan Jordania
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyelenggarakan Konferensi Zakat Internasional ke-8 atau The 8th International Conference on Zakat (ICONZ) 2024. Acara yang berlangsung pada 17-19 Desember 2024 di Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengangkat tema “The Zakat Contribution Towards the World Poverty Alleviation and Welfare”. Konferensi ini dihadiri para pegiat zakat dari sejumlah negara ASEAN, seperti Malaysia, Filipina, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Myanmar, serta perwakilan dari Jordania. Selain itu, turut hadir akademisi dan praktisi zakat dari berbagai wilayah di Indonesia. Acara ini terselenggara berkat kolaborasi BAZNAS RI dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Rumah Amal Salman, dan BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam pidato pembukaannya menekankan pentingnya memanfaatkan forum ini sebagai upaya bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan global. "Melalui konferensi internasional ini, kita berkumpul dengan tujuan mulia untuk melanjutkan upaya bersama dalam mengoptimalkan zakat sebagai alat untuk mengatasi kemiskinan, mewujudkan keadilan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan global," ujar Kiai Noor. Menurutnya, ICONZ menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan dan menciptakan strategi baru yang inovatif dalam menghadapi tantangan sosial. Ia menambahkan bahwa konferensi ini tidak hanya sebagai ajang berbagi praktik terbaik, tetapi juga peluang untuk membangun kemitraan yang kuat demi menciptakan dampak nyata. "Zakat memiliki potensi yang luar biasa. Zakat bukan sekadar kewajiban finansial, tetapi juga kekuatan untuk perubahan sosial, sarana untuk mengembalikan martabat, dan alat untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan merata," tambahnya. Konferensi ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. General Secretary World Zakat and Waqf Forum (WZWF) dari Malaysia, H.E. Datuk Dr. Ghazali Md., menyatakan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS atas pelaksanaan ICONZ ke-8 ini. Ia menyebutkan bahwa BAZNAS telah menjadi lembaga yang kuat dan menjadi rujukan bagi negara lain dalam pengelolaan zakat. Sementara itu, Dean Faculty of Economic and Islamic Finance dari Brunei Darussalam, Dr. Muhammad Zaki bin Haji Zaini, menyampaikan bahwa hasil dari konferensi ini akan diadaptasi dan diimplementasikan di negaranya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengapresiasi undangan dari BAZNAS untuk berpartisipasi dalam acara penting ini. CEO Shunduq Zakat dari Jordania, Dr. Abid Smerat, juga berharap bahwa konferensi ini mampu menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan zakat dunia yang lebih baik. Acara ICONZ ke-8 ini diikuti lebih dari 300 peserta, baik dari dalam maupun luar negeri. Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE., M.Ec., serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur. Dengan kehadiran berbagai pihak dari lintas negara, ICONZ ke-8 diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan peran zakat dalam menciptakan dunia yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Konferensi ini sekaligus memperkuat posisi BAZNAS sebagai pelopor pengelolaan zakat yang inovatif dan berdaya guna secara global.
BERITA23/12/2024 | AMALIA
Kemenag Babel Peduli: Gelar Baksos untuk Anak Disabilitas di SLB YPAC Pangkalpinang
Kemenag Babel Peduli: Gelar Baksos untuk Anak Disabilitas di SLB YPAC Pangkalpinang
Untuk memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) ke 79, dengan tema umat rukun menuju Indonesia Emas, Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dengan membagikan sebanyak 166 paket bingkisan kepada para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) YPAC Pangkalpinang, pada Kamis (19/12/2024). Kepala Koordinator kegiatan baksos tersebut, Wisnu Widianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Kementerian Agama terhadap generasi bangsa tanpa terkecuali bagi anak-anak berkebutuhan khusus, atau penyandang disabilitas. “Kami ingin di Hari Amal Bhakti ini tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga ingin mewujudkan kepedulian kami sebagai bentuk kasih kepada generasi kita tanpa terkecuali mereka anak-anak disabilitas, karena mereka juga bagian yang tidak bisa dipisahkan dari bangsa ini,” ungkap Wisnu kepada wartawan. Selain itu, lanjut Wisnu, di hari jadi kemenag RI ini diharapkan dapat berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Di mana, disamping aksi bakti sosial, pihaknya juga melakukan kegiatan donor darah, bantuan kepada anak yatim-piatu, kunjungan ke purna bhakti dan kegiatan lainnya. “Jadi baksos ini merupakan bagian rangkaian kegiatan kami di hari amal bakti ini, selain aksi donor darah, bantuan anak yatim-piatu, dan lainnya. Kami harapkan semoga bingkisan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan kepada anak-anak kita di SLB YPAC ini,” ujar Wisnu. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Yayasan YPAC Pangkalpinang, Apong Komariyah, menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud perhatian dari instansi pemerintah kepada para siswa. Dengan harapan, aksi semacam ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya inklusi dan dukungan terhadap anak-anak disabilitas. “Alhamdulillah kami sampaikan terima kasih kepada Kemenag Babel khususnya, juga pihak lainnya yang telah berkolaborasi dalam baksos ini seperti Lazismu Babel, Yakesma Babel, BAZNAS Babel, Baitulmaal Munzalan Indonesia, dan WIZ (Wardah inspirasi zakat) Babel, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” ungkap Apong. “Kami harap dari kegiatan ini ke depannya juga akan mendorong pihak lainnya untuk melakukan hal yang sama, dan kami harapkan semoga YPAC lebih diperhatikan lagi khususnya anak-anak kami, karena mereka juga memiliki hak yang sama, ini adalah PR kita bersama,” tandasnya. Hari Amal Bhakti Kementerian Agama (Kemenag) RI ke 79 ini menjadi momentum yang istimewa, tidak hanya untuk mengenang perjalanan panjang lembaga ini, tetapi juga sebagai refleksi kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
BERITA19/12/2024 | Humas
BAZNAS RI Tetap Unggul dengan Sertifikasi Manajemen Mutu ISO 9001:2015
BAZNAS RI Tetap Unggul dengan Sertifikasi Manajemen Mutu ISO 9001:2015
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya terhadap kualitas dengan berhasil mempertahankan Sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang diterbitkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Wakil Ketua BAZNAS RI, Mo Mahdum, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurut dia, keberhasilan mempertahankan sertifikat setiap tahun mencerminkan keseriusan BAZNAS dalam mengelola kegiatan internal secara optimal dan profesional. “Sertifikat ini adalah bukti nyata bahwa pengumpulan, pengelolaan, hingga penyaluran zakat dilakukan melalui sistem yang terstruktur dan efisien. Dengan demikian, amanah dari para muzakki dapat tersampaikan dengan baik kepada para mustahik,” ujar Mo Mahdum di Jakarta, baru-baru ini. Ia menambahkan, BAZNAS RI terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan zakat sesuai standar ISO 9001:2015 untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga zakat nasional. Keputusan perpanjangan sertifikat ini disampaikan oleh auditor dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno dan Johny S. Salim, kepada Wakil Ketua BAZNAS RI, Mo Mahdum, dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Selasa (10/12/2024). Acara ini turut dihadiri oleh Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Arifin Purwakananta, dan Tim Manajemen Mutu BAZNAS RI. “Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pimpinan, staf, dan mitra kerja BAZNAS yang senantiasa berpegang pada standar tinggi dalam melayani umat,” tutur Mo Mahdum. Lebih lanjut, ia menjelaskan ISO 9001:2015 merupakan standar sistem manajemen mutu yang dirancang untuk memastikan organisasi dapat memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan pelanggan serta mematuhi peraturan yang berlaku. “Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan berdedikasi dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Sertifikat ini juga menjadi indikator bahwa manajemen BAZNAS RI telah sesuai dengan persyaratan mutu yang berlaku,” kata dia menambahkan. Sebagai catatan, BAZNAS RI pertama kali meraih sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2011. Selama periode 2012 sampai 2016, BAZNAS berhasil mempertahankan sertifikat tersebut. Sejak 2017, BAZNAS RI berhasil memperoleh dan mempertahankan sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, versi terbaru dari standar manajemen mutu internasional.
BERITA11/12/2024 | LAILA
BAZNAS RI Salurkan 11.000 Paket untuk Pengungsi Palestina di Mesir
BAZNAS RI Salurkan 11.000 Paket untuk Pengungsi Palestina di Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan asal Mesir, Sunah Al Hayyah, telah menyalurkan 11.000 paket bantuan kebutuhan pokok untuk pengungsi Palestina yang berada di Mesir. Bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Palestina yang tengah menghadapi situasi sulit. Paket bantuan yang terdiri dari tepung, beras, makaroni, dan bahan makanan lainnya ini disalurkan selama dua hari, mulai Sabtu, 7 Desember 2024, ke berbagai lokasi pengungsian di Mesir. Penyaluran ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., didampingi oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., serta Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA. Prof. Dr. KH. Noor Achmad menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bukti nyata dari semangat zakat yang memberikan manfaat langsung bagi kemanusiaan. “Kerja sama dengan Sunah Al Hayyah ini bertujuan untuk memastikan bantuan dari para donatur BAZNAS RI tersalurkan dengan baik kepada masyarakat Palestina di Mesir yang membutuhkan. Alhamdulillah, melalui dukungan para muzaki, bantuan ini dapat diwujudkan dalam bentuk paket makanan untuk pengungsi,” ujar Kiai Noor, Minggu (8/12/2024). Ia menambahkan bahwa BAZNAS selalu berupaya agar penyaluran bantuan ini berlangsung tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal. Dalam proses distribusi, BAZNAS juga menggandeng berbagai mitra untuk mempermudah pelaksanaan program ini. Selain 11.000 paket yang telah disalurkan di Mesir, BAZNAS juga menyiapkan 12.000 paket tambahan yang akan dikirim ke Gaza, sambil menunggu pembukaan Pintu Rafah. Dalam pelaksanaan penyaluran infak kemanusiaan ini, BAZNAS memastikan penerapan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Kiai Noor berharap bantuan ini tidak hanya dapat meringankan beban para pengungsi, tetapi juga menjadi simbol solidaritas umat Islam, khususnya dari Indonesia, dalam mendukung perjuangan kemanusiaan Palestina. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki, donatur, dan mitra yang telah mendukung program ini. Amanah ini adalah tanggung jawab sekaligus kehormatan bagi BAZNAS untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat,” tutupnya.
BERITA11/12/2024 | Humas
Tingkatkan Kompetensi Amil, BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung adakan Pelatihan untuk Amil BAZNAS se Provinsi Bangka Belitung
Tingkatkan Kompetensi Amil, BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung adakan Pelatihan untuk Amil BAZNAS se Provinsi Bangka Belitung
Sungailiat - Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan bagi Amil BAZNAS di Provinsi Kep. Bangka Belitung. Kegiatan yang berlangsung sejak Jum'at (06/12) itu dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua 3 BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung, Bapak Dr. M. Amin Hoiri, B.Ac., M. Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan kepada peserta agar kesempatan ini dimanfaatkan dengan sebaik mungkin agar dapat memberikan dampak positif bagi lembaga BAZNAS Kabupaten/Kota di Bangka Belitung. Kegiatan dengan Tema Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Zakat dan Bimbingan Teknis RKAT tersebut diselenggarakan di Hotel Pesona Bay Sungailiat dan diikuti oleh lebih dari 30 peserta yang terdiri dari Amil BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bagi Amil tentang Manajemen Pengelolaan Zakat, bagaimana seharusnya muzakki (orang yang membayar zakat) dan mustahik (orang yang menerima zakat) dilayani. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kep. Bangka Belitung menghadirkan narasumber yang berasal dari BAZNAS Republik Indonesia dan berkaitan langsung dengan materi dalam kegiatan tersebut. Selain Manajemen Pengelolaan Zakat, Kegiatan tersebut juga diisi dengan Bimbingan Teknis Penyusunan RKAT tahun 2025 oleh Direktorat Perencanaan Nasional BAZNAS RI. Penyusunan RKAT 2025 di Bangka Belitung diharapkan selaras dengan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Republik Indonesia ke depan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
BERITA07/12/2024 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kep. Bangka Belitung.

Lihat Daftar Rekening →