Pagi itu, perjalanan panjang dimulai dari Kota Pangkalpinang menuju sebuah dusun kecil di pesisir utara Pulau Bangka. Mobil yang membawa tim BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaju perlahan meninggalkan hiruk-pikuk kota, menyusuri jalanan panjang menuju Dusun Beting, Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.
Perjalanan menuju dusun tersebut memakan waktu kurang lebih dua jam menggunakan kendaraan roda empat. Semakin jauh dari pusat kota, suasana berubah menjadi hamparan kebun, jalan desa, hingga kawasan pesisir yang tenang. Di balik perjalanan itu, tersimpan satu tujuan penting, yakni melakukan verifikasi lapangan untuk pelaksanaan program pemotongan sapi yang akan dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada momentum Iduladha tahun ini.
Kunjungan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suhardi Ishak, didampingi oleh perangkat Desa Bintet yang turut mengarahkan tim menuju kawasan permukiman warga Dusun Beting.
Sesampainya di lokasi, suasana dusun tampak sederhana dan tenang. Rumah-rumah papan berukuran kecil berdiri berjajar di antara jalan setapak. Sebagian besar warga di dusun tersebut menggantungkan hidup sebagai buruh tani dan nelayan kecil. Aktivitas masyarakat berjalan apa adanya, jauh dari keramaian kota.
Di sela kunjungan, Suhardi Ishak menyempatkan diri berbincang langsung dengan beberapa warga. Obrolan sederhana itu menggambarkan kehidupan masyarakat yang penuh kesederhanaan, namun tetap hangat dan penuh rasa syukur. Warga juga menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi salah satu momen yang paling dinantikan, terlebih tidak setiap tahun mereka dapat menikmati daging kurban dalam jumlah cukup.
Hasil verifikasi lapangan inilah yang semakin menguatkan komitmen BAZNAS Babel untuk menghadirkan program pemotongan sapi di wilayah tersebut. Program ini diharapkan dapat membawa kebahagiaan sekaligus memperluas pemerataan distribusi kurban hingga ke pelosok Bangka Belitung.
Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai melakukan verifikasi lapangan untuk pelaksanaan program perdana bertajuk Sedekah Daging. Program ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pemerataan distribusi hewan kurban hingga ke wilayah pelosok yang selama ini jarang merasakan manfaat Iduladha.
Dua lokasi yang dipilih sebagai titik pelaksanaan program Sedekah Daging tahun ini yakni Dusun Menggiang di Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat serta Dusun Beting di Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Kedua dusun tersebut dipilih karena tergolong wilayah terpencil dan selama momentum Hari Raya Iduladha hampir tidak pernah dilaksanakan pemotongan hewan kurban.
Selain faktor geografis, mayoritas masyarakat yang tinggal di kedua wilayah tersebut merupakan keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Atas dasar itulah, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menetapkan kedua dusun tersebut sebagai prioritas penerima manfaat program Sedekah Daging tahun 2026.
Program Sedekah Daging sendiri merupakan program perdana yang digagas oleh BAZNAS Babel dalam momentum Iduladha. Melalui program ini, setiap dusun penerima manfaat akan mendapatkan bantuan satu ekor sapi kurban yang nantinya disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat sekitar.
Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu menghadirkan semangat pemerataan ibadah kurban di seluruh wilayah Bangka Belitung.
“Mulai tahun ini, kami berharap pelaksanaan ibadah kurban bisa tersebar lebih merata hingga ke pelosok Provinsi Bangka Belitung, sehingga pelajaran dan makna Iduladha dapat dirasakan lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Melalui program ini, BAZNAS Babel tidak hanya menghadirkan bantuan pangan berupa daging kurban, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas sosial, kepedulian, dan kebersamaan antar sesama umat.
Masyarakat yang ingin ikut berbagi kebahagiaan Iduladha dan mendukung program Sedekah Daging dapat menyalurkan donasi terbaiknya melalui website resmi berikut:
https://kepbabel.baznas.go.id/sedekah
Mari bersama hadirkan kebahagiaan Iduladha hingga ke pelosok negeri, karena sedekah dan kurban yang kita tunaikan hari ini dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang jarang menikmati daging kurban.
SUNGAILIAT — Momentum peresmian gedung baru di SMAN 2 Sungailiat pada Kamis (21/5/2026) menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di daerah.
Dalam kegiatan yang dihadiri langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama Ketua TP PKK Provinsi Babel tersebut, BAZNAS Babel turut menyalurkan zakat dalam bentuk bantuan pendidikan kepada sejumlah sekolah sebagai tanggungjawab dan kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan peserta didik.
Adapun bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS Babel meliputi bantuan sebesar Rp10 juta untuk SMK Yapensu Sungailiat, Rp10 juta untuk SMK Muhammadiyah Sungailiat, serta Rp2,5 juta untuk SMAN 2 Sungailiat.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa bantuan pendidikan yang diserahkan melalui BAZNAS merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan peserta didik dan keberlangsungan proses pendidikan di Bangka Belitung.
“Bantuan pendidikan ini yang kami serahkan melalui BAZNAS sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan peserta didik. Harapannya, bantuan ini mendukung keberlangsungan pendidikan dan memotivasi siswa untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung sektor pendidikan. Penyaluran bantuan pendidikan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Babel dalam membantu menciptakan akses pendidikan yang lebih baik bagi para pelajar, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan ekonomi.
Selain penyaluran bantuan pendidikan, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian gedung baru SMAN 2 Sungailiat yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Gubernur Babel. Dalam kesempatan itu, gubernur turut meninjau sejumlah fasilitas baru seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan sarana penunjang lainnya.
Gubernur Hidayat menekankan bahwa pembangunan sektor pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak dan representatif agar proses belajar-mengajar berjalan optimal,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dunia pendidikan tetap fokus pada fungsi utamanya sebagai tempat mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlak dan berkualitas.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Sungailiat, Emiliya, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah dan BAZNAS Babel terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, kehadiran fasilitas baru dan bantuan pendidikan menjadi penyemangat bagi seluruh sivitas akademika sekolah.
“Ini bukan hanya peresmian gedung, melainkan awal dari tekad kami untuk melahirkan generasi Babel yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. Dengan fasilitas ini, tanggung jawab kami semakin besar untuk memastikan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh siswa,” ungkapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh salah satu siswa kelas XI, Riski Apriyani. Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah daerah melalui BAZNAS Babel kepada sekolah-sekolah di Sungailiat.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan BAZNAS atas perhatian yang diberikan. Kami berharap fasilitas dan kualitas pendidikan di sekolah kami terus meningkat ke depannya,” ujarnya.
Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap program bantuan pendidikan ini dapat terus memberikan manfaat nyata serta menjadi penyemangat bagi para pelajar dalam meraih cita-cita dan prestasi terbaik mereka.
Pangkalpinang — Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait pengelolaan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung sektor pendidikan di daerah.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026, bertempat di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, Wakil Ketua I BAZNAS Bangka Belitung, Mulyadi, serta Wakil Ketua II BAZNAS Bangka Belitung, Suhardi Ishak.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui optimalisasi pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
Dalam pelaksanaannya, program ini diharapkan dapat membantu para siswa dan siswi yang sedang menempuh pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta, serta mahasiswa agar dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi.
Selain memberikan dukungan kepada peserta didik, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer dan guru sekolah swasta di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dengan adanya perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik, diharapkan para guru dapat lebih maksimal dalam memberikan pendidikan terbaik bagi siswa-siswi di tingkat sekolah dasar hingga menengah.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas bagi masyarakat Bangka Belitung.
Sementara itu, pihak BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kerja sama ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat semakin optimal dan tepat sasaran sehingga mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
PANGKALPINANG – Semangat untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing terus diwujudkan oleh BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Program Beasiswa Cendikia BAZNAS. Kali ini, sebanyak tiga pelajar berprestasi dari MAN 1 Pangkalpinang resmi menerima bantuan beasiswa pendidikan setelah dinyatakan layak melalui proses verifikasi administrasi dan survei kondisi ekonomi keluarga.
Ketiga penerima beasiswa tersebut yakni Sofia Andira, Mira Amelia, dan Amru Syawal Abdilla. Mereka dinilai memenuhi kriteria penerima berdasarkan prestasi pendidikan serta kondisi ekonomi keluarga yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Program Beasiswa Cendikia BAZNAS sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat melahirkan generasi muda yang mampu bersaing dan berkontribusi membangun daerah di masa mendatang.
Dalam kegiatan Penyerahan beasiswa yang dilakukan di MAN 1 Pangkalpinang hari Jumat, 08 Mei 2026, turut hadir Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri. Dalam sambutannya beliau memberikan motivasi kepada para penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. Kami berharap kelak para penerima beasiswa dapat kembali dan membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kita cintai,” pesannya.
Selain itu, hadir pula Kepala Biro Kesra Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Yasir Mustofa yang juga turut memberikan semangat kepada para siswa penerima bantuan pendidikan tersebut.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, insyaAllah kesuksesan akan kalian capai,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, menyampaikan bahwa program ini juga menjadi contoh dan motivasi bagi siswa-siswi lainnya agar tidak menyerah dalam menempuh pendidikan.
“Ini merupakan contoh dan kesempatan bagi siswa-siswi lainnya. Jangan putus asa dalam menempuh pendidikan. InsyaAllah jika kita berusaha, Allah selalu akan memberikan jalan,” ungkapnya di hadapan para pelajar.
Rasa syukur dan terima kasih juga disampaikan oleh para penerima beasiswa kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Salah satu penerima, Sofia Andira, menyampaikan bahwa bantuan tersebut memberikan harapan besar bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan.
“Karena zakat yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kami memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Sofia penuh haru.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat tidak hanya membantu kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi investasi masa depan dalam menciptakan generasi cerdas, mandiri, dan berakhlak demi kemajuan Bangka Belitung.

